Jakarta (ANTARA) - Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto dalam pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin beberapa waktu lalu turut membahas potensi mengirimkan warga Indonesia mengikuti program pelatihan kosmonot.

Dalam konferensi pers di Kantor Staf Presiden (KSP) di Jakarta, Rabu, Sugiono menjelaskan dalam kunjungan ke Moskow, Rusia, Putin dan Prabowo membicarakan sejumlah potensi kerja sama kedua negara dan upaya-upaya yang dilakukan dalam rangka menghadapi situasi global termasuk kondisi di Timur Tengah yang mempengaruhi kondisi energi di sejumlah negara.

"Hal-hal lain yang dibahas juga mengenai kerjasama di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, kemudian antariksa. Pak Presiden juga menyampaikan kemungkinan untuk Indonesia mengirimkan orang-orang yang terpilih dan terbaik untuk bisa mengikuti program kosmonotnya Rusia," kata Sugiono.

Ia mengatakan langkah itu penting karena mengirimkan awak dan alat khusus ke orbit luar angkasa merupakan salah satu parameter negara memiliki keunggulan teknologi.

"Pembahasan dan pembicaraan tersebut juga mencakup berbagai bidang karena kita ketahui Rusia merupakan mitra strategis Indonesia yang status kemitraan strategisnya itu meningkat pada tahun 2025," tuturnya.

Beberapa isu utama yang dibahas dengan Presiden Prabowo dan Putin termasuk transisi energi, energi alternatif seperti biodiesel dan bioetanol, selain juga isu kebutuhan pupuk yang muncul karena kondisi di Timur Tengah.

Dalam pertemuan itu, Presiden Prabowo menyampaikan dengan kebijakan pemerintah yang sudah dikeluarkan terkait pupuk, isu tersebut tidak berdampak di Indonesia.

Sebelumnya, Putin menyatakan mengundang secara langsung Prabowo untuk kembali ke Rusia menghadiri acara pameran industri pada bulan Mei dan Juli 2026, yang salah satunya digelar di Kota Kazan, Tatarstan.

 



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Prabowo dan Putin bahas potensi warga Indonesia ikut latihan kosmonot

Pewarta: Prisca Triferna Violleta
Editor : Imam Hanafi

COPYRIGHT © ANTARA 2026