Washington (ANTARA) - Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Selasa (5/5) menyatakan harapannya agar sistem keuangan Iran runtuh, dengan alasan hal itu akan menjadi kemenangan bagi Amerika Serikat.

Ketika ditanya apakah ia akan membiarkan sistem keuangan Republik Islam itu kolaps, Trump menjawab, “Saya kira begitu, karena kami membuatnya gagal… Saya harap gagal. Anda tahu kenapa? Karena saya ingin menang.”

Sebelumnya, pada 16 April, Menteri Perang AS Pete Hegseth mengumumkan bahwa Departemen Keuangan meluncurkan Operasi “Economic Fury” untuk memaksimalkan tekanan ekonomi terhadap Iran.

Baca juga: AS kirim pesan tertutup ke Iran

Menteri Keuangan AS Scott Bessent menambahkan bahwa pemerintah AS akan terus menekan Iran dengan strategi ekonomi maksimal.

Konflik meningkat sejak 28 Februari, ketika AS dan Israel melancarkan serangan terhadap target di Iran yang menimbulkan kerusakan dan korban sipil.

Pada 7 April, Washington dan Teheran mengumumkan gencatan senjata dua pekan, namun pembicaraan lanjutan di Islamabad berakhir tanpa kesepakatan.

Trump kemudian memperpanjang penghentian serangan untuk memberi waktu bagi Iran menyusun “proposal terpadu.”

Ketegangan tersebut hampir menghentikan lalu lintas di Selat Hormuz — jalur vital pengiriman minyak dan gas alam cair dari Teluk Persia ke pasar global.

Dampaknya, harga energi melonjak tajam dan menambah tekanan pada perekonomian dunia.

Sumber: RIA Novosti

Baca juga: Menlu Iran datang ke China sebelum Trump



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Trump harap sistem keuangan Iran runtuh, sebut itu kemenangan AS

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor : Imam Hanafi

COPYRIGHT © ANTARA 2026