Banjar, Kalsel (ANTARA) - Wakil Bupati Banjar, Kalimantan Selatan Said Idrus Al Habsyi mendorong aparatur sipil negara (ASN) untuk mengubah pola pikir menjadi "siap melayani" bukan "minta dilayani" guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
"Pola pikirnya harus dirubah, ASN bukan minta dilayani tetapi selalu siap melayani seluruh masyarakat sesuai kebutuhan" ujar wabup Banjar usai melantik dan mengambil sumpah 177 pejabat di Martapura, Kabupaten Banjar, Selasa.
Menurut dia, pelantikan ratusan pejabat administrator, pengawas, dan fungsional yang bertugas di berbagai satuan kerja itu bertujuan memperkuat reformasi birokrasi di lingkungan pemerintahan setempat.
Wabup menjelaskan, pelantikan menjadi langkah strategis dalam mempercepat penyederhanaan struktur organisasi dan meningkatkan kinerja birokrasi adaptif, profesional, dan berorientasi pelayanan publik.
"Pelantikan bukan sekadar rotasi jabatan, melainkan bagian dari upaya menjawab tuntutan masyarakat terhadap layanan aparatur yang cepat, transparan, akuntabel, dan tidak berbelit," tegasnya.
Dikatakan dia, penyederhanaan struktur organisasi penting untuk menciptakan birokrasi yang lebih lincah dan efisien dalam menjalankan tugas bidang pemerintahan dan pembangunan, yang dijalankan setiap aparatur.
"Pejabat baru diharapkan mampu menjadi teladan dan agen perubahan dengan mengimplementasikan nilai ASN BerAKHLAK serta memperkuat kerja sama tim demi peningkatan kualitas pelayanan publik," ucapnya.
Pelaksana Tugas Kepala BKPSDM Banjar Nor Azizah mengatakan, pelantikan telah dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku dengan mempertimbangkan aspek kompetensi dan kinerja.
"Pengisian jabatan juga dilakukan untuk menutupi kekosongan posisi serta menjaga optimalisasi kinerja perangkat daerah sehingga pelayanan publik yang disiapkan dapat berjalan optimal," katanya.
Pewarta: Gunawan WibisonoEditor : Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026