puasa di RTH Jembatan Barito ini adalah, untuk tahun pertama ada dan kita melihat ada pusat jualan kuliner Ramadhan dari kecamatan-kecamatan di Batola,
Marabahan (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan menggelar Safari Ramadhan 1447 H / 2026 M bersama perwakilan Kecamatan Jejangkit dan Kecamatan Belawang, di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Jembatan Barito, Senin.
Bupati Batola H Bahrul Ilmi melalui Plh Sekda Batola M Wahyu Adibawono mengatakan, Safari Ramadhan sebelumnya Pemkab Batola melaksanakan ke desa-desa di 17 kecamatan, namun pada tahun 2026 dilaksanakan hanya dua tempat, di Aula Selidah Marabahan dan RTH Jembatan Barito.
"Kebetulan hari ini giliran Kecamatan Jejangkit dan Belawang yang memfasilitasi di RTH Jembatan Barito kali ini," ujar M Wahyu Adibawono.
Menurut dia, atas nama pribadi dan pemerintah daerah Kabupaten Batola mengucapkan terimakasih tak terhingga atas kehadiran bapak dan ibu memenuhi undangan acara berbuka puasa tersebut.
"Dalam kesempatan ini saya menyampaikan bahwa buka puasa di RTH Jembatan Barito ini adalah, untuk tahun pertama ada dan kita melihat ada pusat jualan kuliner Ramadhan dari kecamatan-kecamatan di Batola," ungkapnya.
Baca juga: Dewan berharap Safari Ramadhan Gubernur di RTH Jembatan Barito jadi agenda tahunan
Dia berharap, dengan adanya acara tersebut pelaku usaha kecil menengah kecamatan maupun desa bisa berkembang dan pihaknya terus mempromosikan apa saja yang menjadi unggulan Kabupaten Batola.
Sementara, Camat Belawang Rusdiansyah mengungkapkan, kehadiran pihaknya di acara tersebut adalah, untuk menerima bantuan dari Pemkab Batola kepada panitia masjid dan bersilaturahmi.
Dalam rangkaian Safari Ramadhan 1447 H tersebut diisi dengan siraman rohami disampaikan oleh Ustadz Usmanul Hakim dari Kecamatan Jejangkit memaparkan tentang silaturrahim dan berpuasa.
Silaturrahim itu, jelas dia, ada dua manfaat kata orang terdahulu, pertama panjang umur, kedua banyak rezeki.
"Luar biasa dengan berkat kita silaturrahim hari ini, kita yang lama tidak bertemu akhirnya bisa bertemu," ungkapnya.
Sedangkan berpuasa, terang dia, mendidik seseorang menjadi orang yang sabar, menjadikan lebih peduli terhadap lingkungan sekitar.
Baca juga: Ribuan warga Batola Safari Ramadhan bersama Gubernur H Muhidin
"Untuk menjadi orang yang peduli tidak menunggu kaya, menjadi pejabat. Jadi kita menyumbang itu jangan menunggu kita berduit," demikian tutupnya.
Acara dihadiri perwakilan Forkopimda Batola, pejabat lingkup Pemkab Batola, Camat Belawang, Camat Jejangkit dan kepala desa se- Kecamatan Belawang dan kepala desa se-Kecamatan Jejangkit serta tokoh masyarakat tersebut diakhiri dengan Sholat Magrib Berjamaah.
Pewarta: AriantoEditor : Sukarli
COPYRIGHT © ANTARA 2026