Banjarbaru (ANTARA) - Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan mengintensifkan patroli rutin pada sejumlah titik rawan mengantisipasi balapan liar dan penggunaan knalpot brong selama bulan Ramadhan 1447 H / 2026 M.

Langkah itu dilakukan sebagai upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat agar umat muslim dapat menjalankan ibadah puasa dengan aman, nyaman, dan khusu' di bulan Ramadhan 1447 Hijriah.

Kasat Lantas Polres Banjarbaru Iptu Tio Septian Dwi Cahyo di Banjarbaru, Jumat, mengatakan patroli difokuskan pada sejumlah lokasi yang menjadi atensi, terutama kawasan berpotensi dijadikan arena balap liar.

Baca juga: 14 pelaku curanmor ditangkap saat Operasi Jaran Intan di Banjarbaru

"Selama Bulan Ramadhan personel melakukan patroli rutin di daerah yang rawan terutama kawasan berpotensi jadi arena balap liar serta titik yang kerap dilalui kendaraan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis," ujarnya.

Tio menegaskan, penggunaan knalpot brong menjadi perhatian serius karena selain melanggar aturan lalu lintas, juga menimbulkan kebisingan yang mengganggu ketenangan warga, terlebih malam hari saat masyarakat melaksanakan ibadah.

"Kami mengimbau pemuda-pemudi agar tidak melakukan balap liar karena sangat merugikan diri sendiri dan orang lain. Knalpot brong juga tidak ada manfaatnya, justru mengganggu masyarakat yang sedang beribadah dan mencari ketenangan," ucapnya.

Baca juga: Wali Kota Banjarbaru buka Pasar Ramadhan didominasi ratusan stan UMKM

Dikatakan Tio, selain penindakan terhadap pelanggaran, Satlantas juga mengedepankan pendekatan edukatif, khususnya bagi pelanggar yang masih berusia di bawah umur dengan cara memanggil dan melibatkan orang tua untuk bersama-sama memberikan pembinaan.

"Jika anak di bawah umur yang terlibat pelanggaran, kami panggil orang tua untuk mendampingi. Semata-mata bukan penegakan hukum tetapi bagian dari edukasi agar ada tanggung jawab bersama antara kepolisian dan juga keluarga," tegas alumni Akpol 2019 itu.

Ditambahkan Tio, peran orang tua sangat penting dalam mengawasi aktivitas anak, baik di dalam maupun di luar rumah, guna mencegah dan mengantisipasi keterlibatan dalam kegiatan negatif selama Ramadhan.

"Kami dari Satlantas memiliki tanggung jawab moral memberikan pembelajaran kepada masyarakat namun pengawasan utama tetap ada pada orang tua. Mari bersama-sama kita jaga keamanan dan ketertiban agar Ramadhan berjalan aman dan penuh keberkahan," ajaknya.

Tio juga menegaskan pentingnya sinergis kepolisian dan masyarakat serta mengimbau segera melaporkan gangguan kamtibmas melalui aplikasi Cangkal atau telepon di nomor 110, agar segera ditindaklanjuti anggota piket Polres Banjarbaru.

 

 



Pewarta: Yose Rizal
Editor : Sukarli

COPYRIGHT © ANTARA 2026