Untuk itu Tim Penggerak PKK memiliki komitmen kuat  mendorong perekonomian keluarga dan bersinergi dengan DP3AP2KB Tanah Laut mengoptimalisasi kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) di Tanah Laut,

Pelaihari (ANTARA) - Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Tanah Laut, Kalimantan Selatan Mari Ulfah menyebutkan, keluarga unit terkecil dari masyarakat dan merupakan pilar utama pembangunan bangsa.

"Untuk itu Tim Penggerak PKK memiliki komitmen kuat  mendorong perekonomian keluarga dan bersinergi dengan DP3AP2KB Tanah Laut mengoptimalisasi kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) di Tanah Laut," ujar Maria Ulfah saat membuka Orientasi Peningkatan Ekonomi Keluarga di Aula Rakat Manuntung Pelaihari, Kamis.
 
Menurut dia, Orientasi Peningkatan Ekonomi Keluarga merupakan hasil sinergitas antara DP3AP2KB Tanah Laut dengan Tim Penggerak PKK Tanah Laut.

UP2K, sebut dia, bukan sekadar kelompok usaha, melainkan wadah para ibu-ibu berorganisasi dan meningkatkan taraf hidup.

"Namun, kita sadari di era sekarang semangat tidak hanya tidak cukup tapi kita butuh dua hal utama yaitu, legalitas Kesehatan dan ketrampilan, bahkan cuan atau uang," terang Maria Ulfah.  

Dia berharap, kaum ibu-ibu atau perempuan berdaya, sehingga mampu secara ekonomi memberikan kontribusi terhadap ekonomi keluarga.

Oleh karena itu, dia sangat mengapresiasi Kerjasama antara Tim Penggerak PKK dengan DP3AP2KB Tanah Laut dalam melaksanakan Orientasi Peningkatan Ekonomi Keluarga tersebut.

Baca juga: Disdukcapil Tanah Laut raih WBBM 2025 dari KemenPAN-RB

Pada kegiatan tersebut, papar dia, pihaknya mengundang narasumber dari staf Sanitasi Kesehatan Lingkungan RSUD HA Boejasin Pelaihari Katerina Kanthi Rosari dan Sirajuddin dari LKPS Borneo Insan Kreatif.

Lebih lanjut dia mengemukakan, produk makan dan minuman dihasilkan para ibu-ibu tidak saja enak tapi terjamin juga terjamin kesehatannya dan memiliki daya saing.

"Melalui praktik menjahit dari pa Sirajuddin ibu-ibu mendapatkan keahlian baru, karena menjahit bukan sekedar hobi tapi peluang bisnis menjanjikan" demikian harapnya.



Pewarta: Arianto
Editor : Firman

COPYRIGHT © ANTARA 2026