Martapura (ANTARA) - Wakil Bupati Banjar, Kalimantan Selatan Said Idrus Al Habsyi meminta Bank Syariah Indonesia (BSI) memperkuat peran layanan perbankan syariah untuk mendukung ekosistem ekonomi syariah di kabupaten setempat.
Wabup menyampaikan itu saat menghadiri Grand Opening relokasi Kantor Cabang Pembantu (KCP) BSI Martapura dari Jalan Jenderal Ahmad Yani kilometer 40 ke kilometer 39, pada Senin.
"Kehadiran BSI di kawasan pusat Kota Martapura bukan hanya ekspansi bisnis, tetapi juga langkah nyata memperkuat ekonomi syariah di Kabupaten Banjar yang dikenal Kota Serambi Mekkah," ujarnya.
Baca juga: Pemkab Banjar siap laksanakan Pilkades serentak 2026
Menurut dia, Kota Martapura memiliki karakteristik ekonomi yang unik sebagai pusat perdagangan permata yang dikenal luas dan sejalan dengan produk Bullion atau layanan emas yang dimiliki BSI.
Said Idrus berharap, BSI dapat menjadi mitra strategis bagi pedagang, pelaku UMKM, dan juga masyarakat dalam pengelolaan keuangan serta investasi sesuai prinsip syariah sehingga bisa saling menguntungkan.
Baca juga: Pemkab Banjar perkuat pembangunan desa inklusif Bi'ih
"Kami berharap, ekonomi syariah di Kabupaten Banjar semakin naik dan berkembang disamping BSI menjadi mitra strategis masyarakat dalam pengelolaan keuangan serta investasi sesuai prinsip syariah," ungkapnya.
Regional Chief Executive Officer BSI Region IX Kalimantan Sefudin Suria Hidayat mengatakan relokasi itu merupakan upaya lebih mendekatkan layanan perbankan syariah kepada masyarakat di Kota Martapura.
"Kami sampaikan hingga 31 Desember 2025 aset BSI mencapai Rp466 triliun dan per 23 Januari 2026 telah resmi menjadi PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk sebagai Bank BUMN di bawah Danantara," sebutnya.
Pewarta: Yose RizalEditor : Sukarli
COPYRIGHT © ANTARA 2026