Banjarbaru, Kalsel (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan (Kalsel) mencatat jumlah warga terdampak banjir yang saat ini mengungsi di sejumlah lokasi mencapai 949 kepala keluarga (KK) atau 2.842 jiwa.
Kepala BPBD Kota Banjarbaru Zaini Syahrani di Banjarbaru, Jumat, mengatakan data itu merupakan hasil pendataan langsung yang dilakukan petugas pada Kamis (8/1) dan menjadi acuan utama dalam penyaluran bantuan kepada para pengungsi.
“Pendataan ini menjadi dasar penyaluran bantuan, sekaligus untuk memastikan bantuan yang diberikan tepat sasaran. Saat ini, kondisi genangan di beberapa kawasan juga mulai berangsur surut,” ujar Zaini.
Zaini menjelaskan bantuan dari Kementerian Sosial Republik Indonesia (Mensos RI) akan didistribusikan berdasarkan data resmi yang telah disampaikan kepada pemerintah pusat.
Proses penyaluran bantuan tersebut dilaksanakan sesuai arahan Wali Kota Banjarbaru agar dapat tersalurkan secara merata dan sesuai kebutuhan di lapangan.
Meski demikian, Zaini mengakui masih terdapat sejumlah aspek teknis yang perlu diselaraskan, terutama terkait mekanisme distribusi bantuan.
Untuk itu, BPBD Banjarbaru akan menggelar rapat koordinasi bersama instansi terkait guna menghindari potensi tumpang tindih maupun kekeliruan data.
“Masih ada hal-hal yang perlu kita samakan bersama, sehingga distribusi bantuan bisa berjalan lebih tertib dan sesuai kebutuhan di lapangan,” katanya.
Terkait bantuan dari Kementerian Sosial, ucapnya, BPBD Kota Banjarbaru telah menerima sejumlah logistik berupa buffer stock serta tenda lipat berukuran kecil.
Bantuan tersebut disimpan sebagai persediaan darurat untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana susulan.
Zaini menambahkan hingga saat ini kebutuhan dasar para pengungsi relatif terpenuhi. Dukungan bantuan tidak hanya berasal dari pemerintah pusat dan daerah, tetapi juga dari berbagai pihak lainnya.
Bukan itu saja, untuk bantuan langsung dari Wali Kota Banjarbaru disalurkan ke titik-titik rawan bencana yang sebelumnya telah dipetakan dan disiapkan oleh pemerintah daerah.
Zaini mengatakan saat ini kondisi air sudah berangsur surut meskipun ada sejumlah kawasan yang masih terendam air, namun aktivitas masyarakat sudah mulai normal seiring penurunan tinggi air.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: BPBD Kota Banjarbaru catat 2.842 warga terdampak banjir
