Banjarmasin (ANTARA) - Program Studi Budidaya Tanaman Perkebunan dan Program Studi Teknik Otomotif Politeknik Hasnur Banjarmasin lakukan pengabdian masyarakat dengan topik "Merajut Kembali Potensi Kopi Loksado Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan (Kalsel).
" Kami sengaja memilih topik Merajut Kembali Kopi Loksado, karena selain objek wisata terkenal, juga kawasan yang merupakan bagian dari Pegunungan Meratus itu potensial untuk pengembangan tanaman kopi," ujar Koordinator Prodi Budidaya Tanaman Perkebunan Politeknik Hasnur Mila Lukmana ketika dikonfirmasi, Jum'at.
Baca juga: Hasnuryadi Calon Kuat Wali Kota
Ia mengatakan, terpilihnya Loksado menjadi tempat pengabdian masyarakat buhan tanpa alasan, mengingat kondisi lahan yang mendukung pertumbuhan tanaman kopi dan adanya objek wisata yang dapat menjadi daya ungkit untuk pengembangan kopi di kawasan Meratus tersebut.
Ia berharap, kegiatan pengabdian tersebut dapat menjadi pemantik dalam pengembangan kopi di Desa Loksado sehingga tidak lama lagi terdengar “Kopi Loksado” sebagai komoditas andalan yang dicari.
"Oleh-oleh Kopi Loksado akan melengkapi ketenaran Loksado sebagai tempat wisata. Hal tersebut kita harapkan akan semakin meningkatkan kemandirian ekonomi yang berdampak baik bagi kehidupan sosial ekonomi masyarakat Desa Loksado," ujar Mila.
Ia menambah, pengabdian masyarakat Program Studi Budidaya Tanaman Perkebunan dan Program Studi Teknik Otomotif Politeknik Hasnur kali ini fokus pembudidayaan tanaman kopi.
“Kami sudah lama tertarik untuk membudidayakan kopi, namun masih terbatas pengetahuannya, sehingga kami bersyukur dengan adanya kegiatan ini yang membantu pengetahuan tentang budidaya kopi dan juga diberikan praktik pembibitan kopi. Kami juga mengharapkan dukungan pemerintah daerah dalam pengembangan kopi di Desa Loksado ini,“ tambah Pindri salah satu peserta kegiatan.
Loksado terkenal dengan keindahan alam yang menjadikannya tempat wisata populer di Kalsel. Namun tidak banyak yang tahu bahwa Loksado menyimpan cerita tentang keberadaan salah satu komoditas melejit saat ini, yakni kopi.
Pada zaman dahulu, kopi menjadi salah satu komoditas penting Loksado yang ditanam oleh para leluhur, namun seiring berjalannya waktu akhirnya kopi Loksado mulai tergerus hingga hanya meninggalkan sedikit bukti tentang keberadaan kopi di Desa Loksado, kata Ardi salah seorang warga Desa Loksado.
Sedangkan saat ini, kopi salah satu komoditas yang paling dicari dikarenakan menyeruput kopi sudah menjadi tren di kalangan tua hingga muda, dari kota hingga ke desa. Geliat bisnis kopi pun mulai bermunculan baik kelas café hingga kopi pinggir jalan yang tidak sepi dari penikmat.
Baca juga: Hasnur Diminta Maju Calon Wali Kota Banjarmasin
Hal tersebut mengindikasikan bahwa permintaan "green bean" (biji kopi mentah yang belum melalui proses sangrai atau roasting) akan terus meningkat.
Melihat fenomena tersebut, dosen Program Studi Budidaya Tanaman Perkebunan dan Program Studi Teknik Otomotif Politeknik Hasnur dengan dukungan dari Baznas Kalsel menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat Loksado tentang budidaya tanaman kopi pada Rabu (26/11/2025).

