Sebanyak 82 mahasiswa Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan, menerima beasiswa khusus S1 dari perusahaan pertambangan batu bara nasional, PT Adaro Indonesia yang beroperasi di wilayah tersebut.
Kepala Dinas Pendidikan setempat, Eddy Yulianto yang ditemui usai acara penyerahan beasiswa tersebut di aula gedung Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Balangan, di Paringin, ibu kota Balangan, Kamis, mengatakan beasiswa diberikan sebesar Rp3 juta per orang per tahun.
"Beasiswa Khusus S1 yang diberikan PT Adaro Indonesia terdiri dari tiga kategori yaitu untuk mahasiswa berprestasi, mahasiswa dari keluarga kurang mampu, serta beasiswa lanjutan," ujarnya.
Penerima kategori mahasiswa berprestasi berjumlah 29 orang, terdiri dari 16 mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan 13 mahasiswa Perguruan Tinggi Swasta (PTS).
Kategori mahasiswa dari keluarga kurang mampu berjumlah 17 orang, terdiri dari lima mahasiswa PTN dan 12 mahasiswa PTS.
Sedangkan untuk kategori beasiswa lanjutan diterima oleh 36 orang mahasiswa yang merupakan penerima beasiswa sejenis pada tahun sebelumnya.
Ia mengatakan, awalnya terdapat 124 mahasiswa dari PTN dan PTS yang mendaftarkan diri untuk mendapatkan beasiswa tersebut, namun setelah dilakukan seleksi dan verifikasi akhirnya terpilih 82 orang mahasiswa yang memenuhi persyaratan.
Sementara itu, Manager Corporate Social Responsibility (CSR) PT Adaro Indonesia, Abdurrahman, mengatakan pemberian beasiswa itu merupakan agenda tahunan program CSR.
"Ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi untuk mendapatkan beasiswa tersebut, diantaranya harus kelahiran Kalsel dan sudah menetap di Balangan minimal 10 tahun," ujarnya.
Untuk kategori mahasiswa berprestasi, harus memiliki Indeks Prestasi Komulatif (IPK) minimal 3,0 untuk ilmu pasti dan 3,25 untuk ilmu sosial.
Kategori mahasiswa dari keluarga kurang mampu, harus memiliki IPK minimal 2,75 untuk ilmu pasti dan 3,0 untuk ilmu sosial.
"Selain itu, mahasiswa penerima tidak sedang menerima beasiswa dari pihak manapun dan kuliah di dalam negeri," katanya.
Beasiswa diberikan hingga mahasiswa bersangkutan menyelesaikan pendidikannya, namun bila dalam dua semester berturut-turut nilai IPK mengalami penurunan maka secara otomatis beasiswa akan dihentikan.
"Penghentian beasiswa dilakukan tanpa pemberitahuan karena tujuan pemberiannya salah satunya adalah agar terjadi peningkatan prestasi belajar mahasiswa penerima," tambahnya.
Selain program beasiswa khusus S1, PT Adaro Indonesia juga memberikan berbagai jenis beasiswa kepada mahasiswa asal Balangan, seperti beasiswa utusan daerah dan beasiswa khusus masyarakat adat Dayak Meratus./adi/B
Editor : Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.