Badan Pusat Statistik (BPS) Kalsel menurunkan sekitar 8.500 orang petugas sensus dan koordinator lapangan serta beberapa koordinator tim yang bertugas melaksanakan Sensus Penduduk 2010.
"Sebanyak 8.500 orang petugas sensus tersebut sebelumnya sudah diberi pelatihan atau uji coba terkait sensus mendata sekitar 3,4 juta orang penduduk yang tinggal di 13 kabupaten/kota," katanya.
Ia mengharapkan, sensus penduduk di "Bumi Antasari" Kalsel selesai akhir Mei 2010 sesuai harapan pemerintah.
BPS Kalsel menyatakan terima kasih kepada seluruh kepala daerah yang sangat memperhatikan program SP 2010 seperti dukungan besar dalam sosialisasi.
Selain itu, media masa juga dianggap berperan terhadap suksesnya SP 2010 karena adanya pemberitaan secara berlanjut SP dapat berjalan lancar.
Sensus penduduk di Indonesia, sebelumnya diselenggarakan pada tahun 1961, 1971, 1980, 1990 dan 2000, ungkapnya.
Sedangkan terkait pemilihan kepala daerah Kalsel 2010, dia menerangkan, data sensus penduduk yang baru belum bisa digunakan sebagai data pemilih yang bakal melakukan pemilihan, 2 Juni mendatang.
Namun dengan adanya sensus penduduk ini, akan diperoleh informasi dasar kependudukan dan perumahan yang diperlukan untuk menilai kinerja pembangunan masa lalu serta menyusun rencana pembangunan masa akan datang.
Selain itu, sebagai sumber data untuk program beasiswa sekolah, lansia, bantuan perumahan, kecacatan dan lain sebagainya, demikian Bambang.
Editor : Abdul Hakim Muhiddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.