Hasil pemeriksaan urine dan ultrasonografi oleh dokter spesialis kandungan menunjukkan calon haji bernama Miftahul Jannah (39) tengah hamil dengan usia kandungan delapan bulan, kata Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Banjarmasin Abdul Halim Ahmad, Jumat.
Menurut dia, kehamilan calon haji yang tergabung dalam kelompok terbang lima itu diketahui dari hasil pemeriksaan urine.
"Setiap calon haji yang baru tiba di asrama haji terutama wanita usia subur diambil urine untuk mengetahui kehamilan dan ternyata positif," ujarnya.
Menurut Kepala Kantor Wilaya Kementerian Agama Kalsel itu, sesuai prosedur calon haji yang urinenya positif langsung diperiksa petugas medis poliklinik kesehatan embarkasi kemudian dirujuk ke dokter spesialis kandungan RSUD Banjarbaru.
"Rekomendasi dokter spesialis menyatakan yang bersangkutan positif hamil dengan usia kehamilan delapan bulan sehingga atas rekomendasi itu keberangkatannya ditunda," ungkapnya.
Dikatakan, rekomendasi dokter itu selanjutnya disampaikan kepada yang bersangkutan termasuk suaminya Abdul Muin yang siap berangkat hingga akhirnya pasanga suami istri itu mau menerima dan memutuskan menunda keberangkatan.
"Kami tidak memiliki kewenangan memutuskan menunda keberangkatan calon haji penundaan itu atas rekomendasi tim kesehatan yang tidak memperbolehkan calon haji yang hamil diberangkatkan," ujar dia.
Dokter jaga poliklinik Embarkasi Banjarmasin Umi Fatma mengatakan, usia kehamilan muda cukup rawan karena janin masih dalam masa pertumbuhan sehingga kandungan harus benar-benar dijaga kesehatannya.
"Usia kehamilan muda cukup rawan karena janin dalam masa pertumbuhan sehingga kondisinya harus benar-benar dijaga agar tidak mengalami goncangan atau getaran yang bisa mengakibatkan efek buruk," ujarnya.
Sesuai jadwal calon haji kloter lima gabungan dari Kota Palangkaraya, Kabupaten Barito Utara, Gunung Mas dan Kabupaten Murung Raya diberangkatkan melalui Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin Minggu (24/10) malam pukul 21.00 Wita.
Diperkirakan seluruh jamaah yang berjumlah sebanyak 318 ditambah empat petugas haji dan tiga petugas kesehatan itu tiba di Bandara King Abdul Aziz Jeddah Senin (25/10) pukul 04.30 Waktu Arab Saudi.
: Abdul Hakim Muhiddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.