"Murakata Coffee Festival ini merupakan agenda tahunan yang menjadi wadah bagi para penikmat dan pecinta kopi untuk mengenal lebih dekat aneka ragam kopi, baik dari berbagai daerah maupun kopi lokal Hulu Sungai Tengah yang berasal dari Pegunungan Meratus," kata Bupati Rizal di Barabai, Sabtu.
Baca juga: Bupati HST pimpin upacara peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI
Ia menuturkan festival tersebut juga menjadi ajang unjuk kemampuan para penggiat kopi, baik dalam seni meracik maupun menggambar latte art di atas cangkir kopi.
Menurut Rizal, kopi bukan sekadar minuman, tetapi sudah menjadi bagian dari budaya masyarakat sekaligus berperan penting dalam mendukung perekonomian lokal, terutama melalui para petani dan pelaku UMKM di bidang pengolahan kopi.
“Festival ini bukan hanya tentang minum kopi, tetapi juga tentang menghargai prosesnya, mengenali petani lokal, serta memahami kontribusi industri kopi dalam menggerakkan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Baca juga: Dua WBP Rutan Barabai peroleh remisi bebas pada HUT ke-80 Kemerdekaan
Bupati Rizal pun menegaskan pemerintah daerah terus berkomitmen mengembangkan sentra pertanian biji kopi di wilayah HST, sekaligus mendorong produktivitas dan pengolahan kopi agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Upaya itu diharapkan tidak hanya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tetapi juga menjaga kelestarian alam Pegunungan Meratus sebagai daerah penghasil kopi.
Ia juga mengapresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.
“Semoga Murakata Coffee Festival menjadi momentum berharga bagi pecinta kopi, memperkuat komunitas lokal, serta semakin mengangkat potensi kopi daerah kita,” tuturnya
Baca juga: Bupati HST serahkan SK kenaikan gaji berkala kepada 384 PPPK guru
Pewarta: Muhammad HidayatullahEditor : Taufik Ridwan
COPYRIGHT © ANTARA 2026