Bank Indonesia (BI) Banjarmasin Kalimantan Selatan terus mendorong lahirnya pengusaha muda melalui beberapa program pelatihan kewirausahaan.
Deputi Pemimpin BI Banjarmasin Maurids H Damanik di Banjarmasin, Minggu mengatakan, pengembangan pendidikan generasi muda merupakan salah satu aspek penting dalam mendorong kemajuan daerah.
Dengan demikian, kata dia, sebagai bagian dari masyarakat Kalimantan Selatan, BI Banjarmasin turut menaruh perhatian yang besar pada peningkatan kualitas sumber daya masyarakat banua.
Salah satu upaya tersebut kata dia, pihaknya kini sedang melakukan pelatihan kewirausahaan bagi 80 orang mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (Unlam) dan IAIN Banjarmasin.
"Pelatihan Kewirausahaan Mahasiswa ini merupakan bagian dari Program BI Social Responsibility (BSR) 2011," kata Maurids.
Dengan pelatihan tersebut diharapkan mampu memberikan motivasi mahasiswa agar menjadi pelopor yang mampu menciptakan lapangan usaha bagi masyarakat lainnya dan bukan hanya bergantung pada lapangan kerja yang tersedia.
Hal tersebut, kata dia, didasari pada kenyataan walaupun kondisi ketenagakerjaan di Kalsel menunjukkan perkembangan yang positif namun belum mampu menampung seluruh tenaga kerja yang ada.
Menurut Maurids, meningkatnya tingkat partisipasi angkatan kerja dari 71,26 persen pada Agustus 2010 menjadi 73,31 persen pada Agustus 2011 belum seluruhnya memenuhi rasio antara antara lulusan perguruan tinggi dengan lapangan kerja yang tersedia.
"Oleh karena itu perlu ada upaya menambah penciptaan lapangan kerja agar dapat memperkecil angka pengangguran dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi regional," katanya.
Sementara itu, Ujang Koswara, wirausahawan yang menjadi instruktur pada pelatihan mengatakan menjadi pengusaha lebih enak dibandingkan menjadi pegawai.
"Sebelum menjadi pengusaha, saya telah bekerja sebagai Sekretaris Jurusan di Institut Teknologi Bandung, namun hal tersebut tidak membuat saya berpuas diri, melainkan justru memacu untuk memilih kewirausahaan sebagai jalan hidup saya selanjutnya," katanya.
Menurut Ujang, menjadi pengusaha dapat memberikan manfaat tidak hanya pada diri sendiri, namun juga pada masyarakat yang tengah membutuhkan lapangan pekerjaan, sekaligus juga untuk untuk menyalurkan kreativitas secara produktif.
Dalam pelatihan tersebut, selain diberikan contoh beberapa bidang usaha yang bisa menjadi inspirasi bagi para mahasiswa, juga diperlihatkan cara modifikasi motor bensin menjadi motor gas serta demo lampu produksi anak bangsa yang sangat hemat energi dan memiliki umur ekonomis lebih panjang sampai 10 tahun.
Hal ini sebagai bukti bahwa dengan kreatifitas dan kemauan untuk berusaha maka tidak ada yang tidak mungkin untuk dilakukan./B
Editor : Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.