Fraksi Partai Golkar DPRD Kotabaru, Kalimantan Selatan, menilai penyelenggaraan pembangunan yang dilakukan pemerintah setempat untuk APBD 2011 belum maksimal.

Sekretaris Fraksi Partai Golkar Muhammad Faruq, Rabu, mengatakan, pihaknya menemui beberapa permasalahan di sejumlah desa yang dikunjungi pada waktu reses beberapa waktu lalu.

Bidang kesehatan, pelayanan kesehatan dasar yang diprogramkan pemerintah masih belum sepenuhnya menjangkau semua masyarakat di desa, namun masih berkutat di sekitar kota kecamatan saja.

"Ada masyarakat desa yang kesulitan untuk mendapatkan pelayanan bidan desa," keluhnya.

Penyediaan obat gratis masih belum memberikan hasil yang menggembirakan terhadap peningkatan kesehatan masyarakat, masih ada kesalahpahaman antara masyarakat dan petugas medis dalam menjabarkan program pengobatan gratis.

Untuk meningkatkan kesehatan masyarakat di daerah, seyogyanya dinas kesehatan bisa bersinergi dengan perusahaan yang ada di desa masing-masing, tidak harus mengandalkan dana dari pemerintah.

Bidang pendidikan, penyebaran guru PNS dan non PNS ke desa-desa belum merata, penyebarannya masih terkonsentrasi di kota kecamatan.

Bidang Pertanian, petani dan nelayan berharap adanya langkah konkrit dari dinas terkait, terutama dalam menangani persoalan pemasaran hasil produksi pertanian dan hasil tangkapannya.

Mereka menginginkan ada pelatihan, agar petani dan nelayan tidak hanya menjual bahan mentah, tetapi bisa menjual produk jadi sehingga ada nilai tambah.

Fraksi Golkar berharap, peran APBD 2012 mendatang mampu mendorong peningkatan kegiatan perekonomian masyarakat, serta bisa menjadi alat pemerintah untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat Kotabaru, sebagaimana tertuang dalam program "Gapura Sa-ijaan".

"Apabila RAPBD 2012 telah disetujui, Fraksi Golkar meminta eksekutif segera merealisasikannya, mengingat pada APBD sebelum-sebelumnya ditemukan beberapa kegiatan yang dilaksanakan tidak cukup waktu, sehingga hasilnya kurang berkualitas," paparnya./C*C




Editor : Imam Hanafi

COPYRIGHT © ANTARA 2026