Monolog "Meratus Berduka" isi dari "2000 + 25 = S.O.S!!!" karya YS Agus Suseno dengan aktor Yadi Muryadi ramaikan puncak Penganugerahan Pena Hijau Award 2011 di Gedung Balairung Sari, Taman Budaya Kalimantan Selatan, Sabtu malam.
Dihadapan ratusan undangan termasuk Wakil Gubernur Kalimantan Selatan H. Rudy Resnawan dan Kapolda Brigjen Syafruddin, penampilan monolog aktor kawakan sekaligus pimpinan Teater Kita Banjarmasin itu cukup memukau dan dapat menyampaikan pesan inti dari 2000 + 25 = SOS merupakan puncak kehancuran Pegunungan Meratus dari tangan pengusaha.
"Meratus Berduka" adalah cerita pedih bagi seorang pemangku adat Dayak Meratus ketika berhadapan dengan suatu keinginan besar untuk mengeruk isinya dan itu merusak hutan," kata Yadi panggilan akrabnya.
Salah satu Penggiat Sanggar Budaya itu mengungkapkan sengaja memilih judul tersebut sesuai dengan tema penyelematan alam melalui penghijauan yang digagas oleh "Pena Hijau" komunitas jurnalis di Banjarmasin yang peduli pada lingkungan.
"Kita wajib mencintai lingkungan cuma bentuknya berbeda, kalau seniman tentu melalui karya sastra," kata Yadi.
Ketua Komunitas Jurnalis Pena Hijau Indonesia (Kojhi) Deny Susanto mengatakan, kegiatan tersebut sebagai bentuk apresiasi kepada para pihak yang memiliki kepedulian dan komitmen besar terhadap upaya pelestarian lingkungan.
Begitu juga Wakil Gubernur Kalimantan Selatan Rudy Resnawan mengajak masyarakat untuk terus membulatkan tekad dalam melestarikan lingkungan hidup yang semakin hari semakin kritis.
"Mari kita bergandeng tangan untuk terus melestarikan lingkungan hidup di daerah ini," kata Wagub.
Pada kesempatan yang sama Kapolda Kalsel Brigjen Syafruddin mengatakan, kegiatan inspirasi dan motivasi lingkungan yang diselenggarakan Komunitas Jurnalis Pena Hijau diharapkan menjadi inspirasi bagi semua kalangan agar lebih giat berupaya menjaga dan memelihara kelestarian lingkungan hidup.
Penganugerahan Pena Hijau Award 2011 tersebut dibagi beberapa kategori baik perorangn dan kelompok yaitu Hijau Bahari (Laut), Meratus (Pegunungan), Green City (Perkotaan) seta penghargaan terhadap pemenang lomba foto lingkungan dan karya tulis lingkungan.
Katagori Publik Policy atau tokoh masyarakat pengambil kebijakan Pena Hijau Award 2011 diberikan kepada kepada Wakil Gubernur Kalsel H Rudy Resnawan, Kapolda Kalsel Brigjen Syafruddin, Wakil Wali Kota Banjarbaru Ogi Fajar Nuzuli.
Selain monolog puncak Pena Hijau Award 2011 dimeriahkan juga dengan seni baca puisi lingkungan oleh dua orang dari anggota Teater Kita.(Asm/A)
Editor : Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.