315 rumah yang mendapat bantuan BSPS dari Kementrian PUPR terbagi di 3 kecamatanRantau, (Antaranews Kalsel) - Sebanyak 315 rumah tidak layak huni di Kabupaten Tapin akan diperbaiki melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ( PUPR) pada tahun ini.
Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan H Mujiarto mengatakan bahwa bantuan BSPS ini baru pertama di Kabupaten Tapin.
"315 rumah yang mendapat bantuan BSPS dari Kementrian PUPR terbagi di 3 kecamatan," ujar Kadis.
Diterangkannya, 3 Kecamatan tersebut yakni Kecamatan Bakarangan sebanyak 146 buah, Kecamatan Binuang 75 buah dan Kecamatan Bungur sebanyak 94 buah.
Dijelaskan Kadis, Program BSPS bertujuan agar Pemerintah Daerah bisa mengajak serta masyarakat untuk saling membantu dan bergotong royong memperbaiki rumah warga yang menerimanya, karena program ini hanyalah stimulan.
"Pemerintah ingin menghidupkan kembali budaya gotong royong sebagai jati diri negara kita," katanya lagi.
Sementara itu, untuk mensukseskan program BSPS tersebut, Pemkab Tapin sudah melakukan seleksi dan menerima 1 orang tenaga kordinator dan 7 orang tenaga fasilitator yang nantinya setiap fasilitator membawahi 50 buah rumah warga penerima BSPS.
"Mereka yang akan bertugas melakukan verifikasi, pengawasan hingga laporan akhir pengerjaan," ujar Kadis lagi.
Diterangkannya, dalam program ini, Kementrian PUPR membagi penerima BSPS dalam 3 kategori, yakni kategori ringan dengan bantuan sebesar Rp7,5 juta, kategori sedang besar bantuan Rp10 juta, dan kategori berat dengan bantuan sebesar Rp15 juta.
Sementara itu, dalam pelaksanaannya, Kementerian PUPR bekerjasama dengan pemerintah daerah setempat untuk pendataan calon penerima bantuan ini. Bantuan yang diberikan adalah penyaluran bantuan dalam bentuk bahan bangunan untuk rehab rumah di atas lahan milik masyarakat miskin yang memang tidak memiliki kemampuan pendanaan untuk membangun rumahnya.
"Untuk pengerjaan mungkin akan dimulai pada bulan April," pungkas Kadis.
Pewarta: M Husein AsyariEditor : Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.