Saya harap suasana keakraban, disiplin dan kerjasama selama Diklatpim supaya diterapkan di tempat kerja masing-masing
Kandangan, (Antaranews Kalsel) - Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS) Achmad Fikry menutup resmi kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan (Diklatpim) tingkat IV angkatan XIV dan angkatan XVII 2016.

Kepala BKD, Diklat Kabupaten HSS H.Zulkipli mengatakan  penyelenggaraan Diklatpim tingkat IV di Kabupaten HSS 2016 merupakan pola fasilitasi antara BKD, Diklat Kabupaten HSS, dengan Badan Diklat Daerah Provinsi Kalsel.

Tujuannya untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, keahlian dan sikap untuk melaksnakan tugas jabatan struktural eselon IV secara profesional, yang dilandasi kepribadian dan etika PNS sesuai dengan kebutuhan instansi.

Selain itu, untuk  menciptakan aparatur yang mampu berperan sebagai pembaharu dan perekat persatuan dan kesatuan bangsa.

Juga memantapkan sikap dan semangat pengabdian, yang berorientasi pada pelayanan, pengayoman dan pemberdayaan masyarakat.

Menciptakan kebersamaan visi dan dinamika pola pikir dala melaksnaakan tugas pemerintah umum dan pembnagunan demi terwujudnya kepemerintahan yang baik.

"Peserta Diklatpim ini diikuti oleh pejabat yang telah duduk pada eselon IV masing-masing angkatan 40 orang," katanya.

Kegiatan  ini dimulai pada 12 Juli sd 24 Oktober 2016, sedangkan untuk angkatan XVII dimulai tanggal 22 Agustus sd 2 Desember 2016.
 
Kurikulum pembelajaran berpedoman kepada keputusan Kepala LAN nomor 20 tahun 2015 yang terdiri dari 5 agenda pembelajaran yakni penguasaan diri, diagnosa perubahan organisasi, inovasi, tim efektif, proyek perubahan.

Sementara untuk penilaian peserta terdiri dari penilaian perencanana inovasi 40% dan penilaian proyek perubahan 60%.

Peserta yang mengikuti sepenuhnya rangkaian kegiatan ini dinyatakan lulus sebanyak 80 orang dan 1 orang dinyatakan lulus bersyarat.

Pada rangkaian penutupan tersebut, diawali dengan presentasi implementasi proyek perubahan dari perwakilan peserta Diklatpim tingkat IV angkatan XIV yakni Mahyuni, ST dari Dinas LH, Tata Kota dan Perdesaan dan angkatan XVII yakni Muhammad Fardiyannor,S.Farm.Apt.

Bupati menyatakan seorang pejabat eselon IV harus mengikuti Diklatpim,  yang ujungnya membuat proyek perubahan dan dipersentasikan dihadapan mentor dan penguji serta harus dinyatakan lulus pada Diklatpim IV.

Menurut dia,  pola Diklatpim sekarang sudah banyak berubah dibandingkan dengan dulu. Dimana dituntut kemauan untuk bekerja keras agar bisa selesai Diklatpim dan juga ada target yang harus dicapai.

Dirinya mengajak agar meningkatkan kualitas diri dan bekerjalah apa yang seharusnya bukan bekerja apa adanya. kepada kepala SKPD, Bupati berpesan agar mendorong untuk penerapan proyek perubahan pada instansi masing-masing.

"Jadilah atasan yang bisa menghargai bawahan yang berprestasi serta berikan ruang dan waktu untuk menunjukan proyek perubahan sehingga bisa diimplementasikan",ujarnya.

Aparatur Sipil Negara, juga harus mampu menjadi tauladan kepada siapapun dan jadilah staf yang bisa memberikan dukungan, saran, pendapat kepada atasan.

"Saya harap  suasana keakraban, disiplin dan kerjasama selama Diklatpim supaya diterapkan di tempat kerja masing-masing," katanya.

Dari hasil penilaian yang dilakukan untuk angkatan XIV peserta yang terbaik yakni Mahyuni, ST dari Dinas LH, Tata Kota dan Perdesaan, Rakhmani,S.Sos,M.Si dari Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi, H.Dedy Hamdani,ST,MT dari Dinas PU, Andry Winata Vitama,SE dari Bappeda dan Siti Mahmudah,SE dari BKD,Diklat.

Sedangkan 5 peserta terbaik angkatan XVII yaitu Muhammad Fardiyannor,S.Farm.Apt dari Dinas Kesehatan, Moh.Zakir Maulidi,SH dari Bagian Humas dan Protokol SETDA, Andryanto Nugroho,ST dari Dinas Perindagkop dan UKM serta Roslinda dari Puskesmas Simpur.

Hadir pada kesempatan itu Ketua DPRD Syamsuri Arsyad, para Kepala SKPD dan Kepala Bidang Diklat, Struktural dan Prajabatan pada Badan Diklat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) Adi Santoso.

Pewarta: Fathurrahman
Editor : Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2026