Seorang karyawati biliar dijambret oleh dua orang menggunakan sepeda motor di kawasan jalan Ahmad Yani Km 6 Banjarmasin.


Menurut informasi yang diperoleh ANTARA, Minggu (23/10) dini hari sekitar pukul 01.00 wita, karyawati score girl Bilyar Royal yang terletak di Jalan Ahmad Yani KM 4 Banjarmasin itu usai kerja ingin pulang ke rumah.

Dengan menggunakan sepeda motor dan tanpa teman, pulang menuju arah keluar kota tepatnya di daerah KM tujuh atau di kawasan Pemurus Kabupaten Banjar Kalsel.

Saat melintas didaerah KM enam tepatnya di daerah depan kawasan terminal induk KM enam Banjarmasin itu karyawati bilyar yang diketahui bernama Nita (21), warga Pemurus tersebut dijambret yang diperkirakan dilakukan oleh dua orang tak dikenal.

Diduga kedua orang jambret itu sudah mengikuti korban saat keluar dari tempatnya bekerja, dan mengincar tas yang digantung korban di bahu tangannya dengan berkendara menuju pulang usai bekerja.

Saat di KM enam Banjarmasin dan terkesan sepi jambret tersebut melakukan aksinya dengan menarik tas korban yang diperkirakan digantung di bahu tangannya, korban sempat terjatuh dari sepeda motornya jenis Suzuki Spin dan jambret sempat mengambil tas korban serta membawanya lari dan meninggal korban yang sudah terjatuh itu.

Masyarakat yang melihat langsung melakukan pertolongan dengan menelpon polisi, bersama masyarakat dan pihak berwajib korban jambret bernama Nita itu langsung dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk segera mendapatkan pertolongan.

Korban pun mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara atas luka yang dideritanya di daerah bagian kepala mengeluarkan darah diduga bocor akibat terjatuh dari sepeda motor saat dijambret, dan kepala korban terbentur saat jatuh.

Tidak beberapa lama setelah mendapatkan perawatan medis pihak Rumah Sakit Bhayangkara, korban bisa untuk dibawa pulang untuk rawat jalan, saat ingin dibawa pulang di atas sepeda motor korban sempat muntah-muntah dan berteriak bahwa kepalanya masih mengalami sakit dan terus pusing.

Sementara itu Pengawas Biliar Royal Banjarmasin, Agus menuturkan, bahwa Nita memang karyawati yang bekerja sebagai Score Girl biliar Royal, berdasarkan keterangannya, bahwa Nita didaerah KM 6 depan Terminal Induk.

Lanjutnya, saat dijambret Nita terjatuh dan jambret tersebut mengambil tas Nita tapi juga sempat menginjak korban agar tas korban mudah untuk diambil mereka.

"Jambret itu sempat menginjak korban lalu kabur dengan mengambil tas milik korban, hingga korban mengalami luka dibagian kepala dan korban masih terus mengalami pusing akibat benturan," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Banjarmasin, AKP Andi Adnan SH Sik di Banjarmasin, beberapa waktu lalu mengimbau dan mengingat kepada masyarakat agar dalam bepergian untuk menggunakan perhiasan yang seperlunya saja.

Selanjutnya, bagi pihak perempuan dalam berkendara untuk tidak menggantung tasnya dibahu tangan agar tidak mengundang kejahatan yang sering dilakukan oleh Jambret.

Dan apabila bepergian atau pulang kerja malam hari untuk perempuan agar selalu hati-hati, karena kebanyakan korban jambret yang masuk laporannya kebanyakan dialami oleh pihak wanita.

Selain itu juga kepada masyarakat yang mengalami tindak kriminal khusus jambret untuk bisa secepatnya melapor  ke pihak berwajib agar bisa ditangani lebih langsung oleh pihak berwajib atas kejadian tersebut.

"Kita sudah imbau masyarakat untuk tidak menggunakan perhiasaan atau jenis apa pun yang bisa mengundang kejahatan, apabila terjadi juga maka segeralah lapor ke pihak kepolisian yang terdekat," terang Andi Adan yang baru saja menjabat sebagau Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin./gun




Editor : Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2026