Dua jamaah calon haji kelompok terbang pertama dari Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan(Kalsel) dalam kondisi sakit dan sempat mendapat perawatan di poliklinik kesehatan haji Embarkasi Banjarmasin.



"Ada dua jamaah yang sakit dan sempat dirawat petugas medis poliklinik embarkasi," ujar Kepala Seksi Kesehatan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Banjarmasin YR Patari di Banjarbaru, Kamis.

Disebutkan, dua jamaah yang sakit tetapi tetap berangkat pada kloter perdana Kamis sore sekitar pukul 16.35 Wita yang berisi 325 jamaah adalah M Alian Noor yang menderita darah tinggi (hipertensi).
Satu jamaah lagi atas nama Rusmawati yang menderita asma sempat mengalami sesak nafas saat menjalani karantina di asrama haji sehingga dibawa ke poliklinik kesehatan setempat.

Menurut dia, selain menangani dua jamaah yang sempat di observasi di ruang perawatan poliklinik, pihaknya juga mengobati 30 jamaah lain yang mengeluhkan gangguan penyakit tetapi hanya menjalani rawat jalan.

"Keluhan yang diderita 30 jamaah itu tergolong penyakit ringan seperti mual, diare, influenza termasuk kecapekan dan seluruhnya sudah ditangani tetapi hanya rawat jalan," ungkapnya.

 Dikatakan Kasi Upaya Kesehatan dan Lintas Wilayah Kantor Kesehatan Pelabuhan Banjarmasin itu, rekam medik petugas medis setempat juga mencatat 174 jamaah kategori resiko tinggi (risti).

Dirincikan, usia jamaah resiko tinggi meliputi usia dibawah 50 tahun sebanyak 76 orang, usia 50-59 tahun 64 orang, usia 60-69 tahun 27 orang dan usia diatas 70 tahun sebanyak 7 orang.

"Mayoritas penyakit yang diderita jamaah resiko tinggi adalah hipertensi sebanyak 87 orang, kolesterol tinggi 64 orang dan sisanya jamaah yang menderita lebih dari satu penyakit," ujarnya.

Sekretaris PPIH Embarkasi Banjarmasin Syukeriansyah mengatakan, jamaah yang sakit maupun kategori resiko tinggi mendapat pengawasan dari petugas kesehatan baik selama perjalanan maupun di tanah suci.

"Jamaah yang sakit dan resiko tinggi diawasi petugas kesehatan yang mendampingi selama perjalanan. Jika penyakitnya berat akan diserahkan ke posko kesehatan haji yang ada di tanah suci," ujarnya.

Sementara itu, keberangkatan kelompok terbang 1 Embarkasi Banjarmasin dilepas Gubernur Kalsel Rudy Ariffin di aula Jeddah asrama haji sebelum diberangkatkan melalui Bandara Syamsudin Noor pukul 16.35 Wita.zal/B




Editor : Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2026