Ketua kelompok tani Dasa Wisma Desa Tangkawang, Nurhidayah mengatakan panen raya ini merupakan panen perdana ubi ungu yang telah mereka budidayakan sejak beberapa bulan lalu.
"Panen ini merupakan panen perdana kami setelah mendapat anjuran dari program Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan (P2KP) pemkab Tapin pada tahun 2011" katanya.
Ubi ungu yang telah ditanam sejak tiga bulan lalu ini telah memasuki masa panen setelah masa penanaman sejak tiga bulan lalu.
"Tanaman ubi ungu ini sudah saatnya dipanen karena telah berumur tiga bulan, karena ubi ungu yang bagus harus berumur paling lama tiga bulan." tambah Nurhidayah.
Sementara itu penyuluh lapangan P2KP Tapin, Rahmat Edi Fitri mengungkapkan ubi ungu merupakan salah satu alternatif tanaman pendamping untuk penganekaragaman konsumsi pangan karena tanaman jenis ini sangat memungkinkan dikembangkan dengan kondisi tanah di Tapin.
"Tanaman jenis ini dipilih karena dapat dibuat dalam berbagai bentuk olahan hingga menghasilkan beragam jenis makanan" katanya.
Selain itu ujar Rahmat, setelah dilakukan penelitian kandungan gizi ubi ungu juga sangat baik dikonsumsi, bahkan gizi pada ubi ungu melebihi kandungan gizi yang terdapat pada beras.
Rahmat juga menambahkan kegiatan pembudidayaan ubi ungu juga dimaksudkan untuk memanfaatkan pekarangan warga yang kebanyakan tidak terpakai sekaligus menambah penghasilan bagi ibu-ibu dalam membantu perekonomian keluarga.et/B.
Editor : Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.