Rantau (ANTARA) - Tiga Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan, meraih penghargaan Indonesian SDGs Awards (ISDA) 2026 melalui program pengembangan ekonomi yang memanfaatkan potensi lokal dan diarahkan untuk memperkuat kemandirian masyarakat desa.

Ketiga BUMDes tersebut yakni BUMDes Karya Bersama Desa Budi Mulya dan BUMDes Makmur Jaya Abadi Sentosa (MJAS) Desa Ayunan Papan, Kecamatan Lokpaikat, serta BUMDes Beramban Jaya (BAJA) Desa Beramban, Kecamatan Piani. Ketiganya merupakan BUMDes binaan PT Bhumi Rantau Energi (BRE).

Corporate Affair Manager PT BRE Joko Bagiono menyebutkan, setiap BUMDes mengembangkan program yang disesuaikan dengan karakteristik dan potensi masing-masing desa sehingga memiliki model pemberdayaan yang berbeda.

"BUMDes MJAS Desa Ayunan Papan meraih predikat Platinum Pilar Ekonomi SDGs 8 melalui program Integrated Farming System Ayunan Papan (IFSAP) yang mengintegrasikan potensi pertanian dengan kegiatan ekonomi masyarakat," katanya saat dihubungi via Telpon di Rantau, Kabupaten Tapin, Jumat.

Sementara itu, BUMDes Karya Bersama Desa Budi Mulya memperoleh predikat Platinum Pilar Ekonomi SDGs 8 melalui program Vastra Borneo-UMKM Kain Sasirangan Mulia yang mengembangkan potensi usaha masyarakat di bidang kerajinan.

"Untuk BUMDes BAJA Desa Beramban meraih predikat Gold Pilar Ekonomi SDGs 8 melalui program Smart Water Village Desa Beramban. PT BRE sebagai mitra pemberdayaan juga mendapat predikat The Most Committed Corporate to SDGs on Economy Pillar," tambahnya.

Joko mengatakan capaian tersebut menunjukkan program pemberdayaan yang dikembangkan bersama pemerintah desa tidak hanya untuk menghasilkan kegiatan ekonomi jangka pendek, tetapi membangun model usaha yang memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.

Disisi lain, Kepala Desa Ayunan Papan sekaligus pengelola BUMDes MJAS Sarjaya mengatakan penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi pemerintah desa dan pengelola BUMDes untuk mengembangkan program agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat.

"Program Integrated Farming System Ayunan Papan berhasil mendapat pengakuan melalui ajang ISDA. Kami harap capaian ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan manfaat program bagi masyarakat desa," katanya.

Sarjaya menyebutkan, dukungan dunia usaha melalui program pemberdayaan masyarakat turut membuka ruang bagi desa untuk mengembangkan usaha dengan memanfaatkan potensi lokal dan memperkuat keberlanjutan ekonomi masyarakat.



Pewarta: Muhammad Rastaferian Pasya
Editor : Firman

COPYRIGHT © ANTARA 2026