Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kotabaru, menggelar napak tilas tingkat Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dalam ranga menyambut hari Pahlawan 10 November 2011.
Kepala Seksi Pemuda dan Olahraga Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kotabaru, Abdul Samad, Jumat, mengatakan, Kotabaru mendapat kepercayaan dari Pemprov Kalsel untuk menjadi tuan rumah napaktilas yang dilaksanakan 7-10 November 2011.
Tujuan dari napak tilas tersebut, ujar Samad, di antaranya menghormati para pejuang di daerah, serta mengenang kembali kerja keras para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raga serta harta benda untuk merebut kemerdekaan Republik Indonesia.
Napak tilas tersebut akan diikuti sekitar 170 pemuda-pemudi dari 13 Kabupaten kota di Kalimantan Selatan.
Samad menjelaskan, bendera merah putih pertama kalinya dikibarkan para pejuang di Kotabaru sekitar tahun 50-an malam pukul 22.00 Wita di Siring Laut (depan kantor bupati Kotabaru) jalan Pangeran Indrakesuma Negara Kotabaru.
Napak tilas juga akan dimulai di Siring Laut, dan dilanjutkan dengan rute perjalanan yang pernah dilakukan para pejuang kemerdekaan setelah mengibarkan Merah Putih pada masa itu di Siring Laut, ujar Samad.
Napak tilas akan dilakukan di tiga pos, pos I sepanjang 10 km dimulai pengibaran bendera merah putih di Siring Laut pukul 22.00 Wita, dilanjutkan berjalan kaki ke Hilir Muara-Batuselira-Sigam-Tirawan-Baharu Utara dan berhenti di pos I di SD Batuah.
Pos II sepanjang delapan kilometer, dimulai dari SD Batuah-Jalan Bima-SMPN 5-Gagah Lurus-Selokayang-Gelanggang Olahraga Bamega-Mandin.
Pos III sepanjang delapan kilometer dimulai dari Mandin-Gunung Ulin-Gunung Sari-Stagen dan terakhir di SMAN2 Stagen.
"Di pos tiga akan dilaksanakan perlombaan olahraga hingga malam sekitar pukul 20.00 Wita dilanjutkan pertemuan dan renungan suci di taman makam pahlawan Stagen," ujarnya.
Kegiatan tersebut juga akan diikuti beberapa orang pahlawan yang masih hidup, sebagai saksi atas pengibaran bendera merah putih, diantaranya, Sulaiman Nazam./C/B
Editor : Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.