Tanjung (ANTARA) - Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) dan Aisyiyah Tabalong akan menggelar Musyawarah Daerah (Musyda) ke-11 akhir pekan, Ahad 5 Maret 2024 nanti di aula Jenderal Soedirman Sekolah Alam Muhammadiyah Tabalong (SAMTA).

 Suksesi kepengurusan di Muhammadiyah dan Aisyiyah tersebut dipastikan akan dihadiri dan dibuka secara resmi Bupati Tabalong, Anang Syakhfiani. "Insya Allah Bupati akan membuka resmi Musda ke-11 juga dihadiri forkopimda Tabalong lainnya," jelas Ketua Panitia Pelaksana, Rahim Kausar, Kamis (2/3).

Musyda tersebut merupakan acara puncak dari rangkaian kegiatan tanfidz yang sudah dilakukan 19 Februari 2023 lalu, seperti penjaringan, kemudian pada 26 Februari 2023 pembahasan tatib, program kerja hingga laporan pertanggungjawaban kepengurusan periode 2015 - 2022.

 "Pada puncak Musyda 5 Maret 2023 nanti sudah tidak ada lagi dinamika dan perdebatan, karena itu menjadi hari puncak kita bergembira dan bersuka cita," ujar Ahiem.

Kepemimpinan DPM Tabalong saat ini akan diperebutkan 20 kader terbaik organisasi besutan KH Ahmad Dahlan, ormas keagamaan tertua di Indonesia.

Pada saat Musyda nanti akan dipilih 11 orang dan mereka yang terpilih akan menentukan ketua PDM berikutnya. Musyda tersebut selain dihadiri oleh pengurus PDM, Aisyiyah, Pimoinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) dan organisasi Ortom Muhammadiyah juga akan dihadiri oleh warga Muhamadiyah Tabalong dan kabupaten tetangga.

"Diperkirakan kegiatan Musyda itu dihadiri 500 orang lebih, baik dari unsur kepengurusan organisasi Muhammadiyah maupun dari warga Muhammadiyah sendiri," jelasnya.

Pewarta: *
Editor : Imam Hanafi

COPYRIGHT © ANTARA 2026