Marabahan, (Antaranews Kalsel) – Sekretariat Daerah Kabupaten Barito Kuala (Setdakab Batola), Kalimantan Selatan,  menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, di Aula Selidah Kantor Bupati setempat, Rabu (27/4).


Peringatan tersebut selain dihadiri seluruh jajaran Sekretariat Daerah Batola, juga diikuti  para satuan kerja perangkat daerah (SKPD) lingkup Pemkab Batola dengan menghadirkan penceraman Ustadz Fitmarudin.

Ustad Fitmarudin dalam tausyiahnya menyatakan, sebagai umat Nabi Muhammad sudah sepatutnya perbanyak membaca solawat.

Dengan memperbanyak membaca solawat, jelasnya,  merupakan bukti kecintaan umat Islam  terhadap baginda Rasullah SAW.

Diutarakannya, sanyak keistimewa yang ada dalam diri Nabi Muhammad SAW,  dan keistimewaan itu juga menjalar kepada pengikutnya.

Karenanya, jelas dia, selain dikatakan sebagai Nabi paling mulia, umat Nabi Muhammad juga dikatakan sebagai umat yang paling mulian.

“Bahkan, ibadah sholat yang dilakukan umat Nabi Muhammad SAW adalah ibadah yang paling istimewa,” ucapnya.

Lebih lanjut dia mengemukakan, Nabi Musa pernah bertanya kepada Allah SWT, manakah pahala yang paling besar diantara ummat beliau yang sholat di dalam sebuah goa selama 400 tahun dengan pahala sholat umat Nabi Muhammad.

Maka dikatakanlah, ungkap dia, pahalanya sholat dua rakaat umat Nabi Muhammad lebih besar,  ketimbang pahala sholat 400 tahun.

Selain menjelaskan tentang keistimewaan pahala sholat, Fitmarudin juga mengatakan, sanksi bagi orang yang meninggalkan sholat lima waktu itu adalah,  akan dihilangkannya tanda kesolehan diwajahnya.

“Artinya, bila dihilangkan tanda kesolehan di wajah seseorang yang sengaja meninggalkan sholat, maka akan dihilangkannya rasa malu diwajahnya. Orang yang hilang rasa malu maka sama dengan senang melakukan kemungkaran,” tegasnya.

Kegiatan Isra Miraj Nabi Besar Muhammad SAW itu, kemudian ditutup dengan pembacaan doa dipimpin oleh Ustadz Fitmarudin.



Pewarta: Arianto
Editor : Hasan Zainuddin

COPYRIGHT © ANTARA 2026