Banjarmasin, (AntaranewsKalsel) - Keanggotaan DPRD Provinsi Kalimantan Selatan periode 2014-2019 sebanyak 55 orang kini lengkap kembali setelah sempat beberapa kali berkurang.


Keanggotaan DPRD Kalsel itu menjadi lengkap lagi, sesudah Husaini Suni mengucapkan sumpah dan janji sebagai anggota DPRD Kalsel pengganti antarwaktu (PAW) dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dalam acara pelantikan, di Banjarmasin, Senin.

Pengucapan sumpah dan janji PAW anggota DPRD dari PKS itu berlangsung dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kalsel yang dipimpin Ketuan Hj Noormiliyani Aberani Sulaiman, dan dihadiri pula Wakil Gubernur setempat H Rudy Resnawan.

Husaini menggantikan anggota DPRD dari PKS almarhum Habib Said Hasan Al Habsyie BSc, berasal dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kalsel V meliputi Kabupaten Hulu Sungai Utara, Balangan, dan Kabupaten Tabalong.

Bersamaan alm Habib Hasan itu, Husaini yang juga pengasuh salah satu pesantren di Hulu Sungai Utara itu, pernah pula menjadi anggota DPRD Kalsel periode 2009-2014 dari dapil berbeda, tapi sama-sama berasal dari daerah hulu sungai atau "Banua Anam" Kalsel.

Banua Anam Kalsel yang meliputi enam kabupaten terbagi dua dapil saat Pemilu Legislatif lalu, yaitu Dapil IV terdiri Kabupaten Tapin, Hulu Sungai Selatan, dan Kabupaten Hulu Sungai Tengah, serta Dapil V.

Keanggotaan DPRD Kalsel periode 2014-2019 pada Dapil V telah empat kali terjadi PAW hingga saat ini, yaitu Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan dua kali, Partai Hanura dan PKS masing-masing satu kali.

PAW Hanura dan PKS karena anggota terdahulu meninggal dunia. Sedangkan PAW dari PDI Perjuangan satu orang karena meninggal dunia, dan satunya lagi mengundurkan diri disebabkan mencalon pada Pilkada Kota Banjarmasin Desember 2015.

Keanggotaan DPRD Kalsel dari PDI Perjuangan mengalami PAW pertama Hj Farida Supianti menggantikan Hermansyah yang mengundurkan diri sebagai anggota karena mencalon Wakil Wali Kota Banjarmasin mendampingi Ibnu Sina dari PKS yang juga mundur dari keanggotaan lembaga legislatif tersebut.

Baru setahun menjadi anggota DPRD Kalsel, Hj Farida meninggal dunia karena sakit, kemudian penggantinya Nursiah.

Sedangkan PAW dari Hanura, yaitu H Achmad Saiman menggantikan Riduansyah yang belum sampai setahun menjadi anggota DPRD Kalsel meninggal dunia pada usia 46 tahun.

Keanggotaan DPRD Kalsel periode 2014-2019 terdiri dari Partai Golkar 13 orang, PDI Perjuangan delapan, PPP tujuh, serta PKB dan Gerindra masing-masing enam orang.

Selain itu, dari PKS lima orang, Partai Demokrat empat, Partai NasDem tiga, Hanura dua, dan Partai Amanat Nasional satu orang.

Pewarta: Syamsuddin Hasan
Editor : Imam Hanafi

COPYRIGHT © ANTARA 2026