Perusahaan pelayaran di Banjarmasin Kalimantan Selatan berharap agar ada ketentuan atau peraturan dari pemerintah daerah untuk membayarkan tunjangan hari raya lebih cepat maksimal 15 hari sebelum hari H-lebaran.
Pernyataan tersebut disampaikan Manajer perusahaan pelayaran PT Dharma Lautan Utama (DLU) Cabang Banjarmasin Budiono kepada Wakil Gubernur Kalimantan Selatan Rudy Resnawan di Banjarmasin, Jumat.
Menurut dia, persoalan membludaknya penumpang dalam setiap tahunnya yang dimulai pada H-7 lebaran Idul Fitri, antara lain karena perusahaan membayarkan THR kepada karyawan dengan waktu yang cukup mepet dengan hari lebaran.
Hal tersebut, kata dia, mengakibatkan terjadinya penumpukan jumlah penumpang yang luar biasa, sebagaimana terjadi di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin yang terjadi sejak H-5 lebaran hingga saat ini.
"Rata-rata karyawan dan keluarganya baru akan mudik setelah mendapatkan THR yang diterima pada minggu terakhir menjelang lebaran," katanya.
Karena pembagian THR setiap perusahaan terutama perusahaan perkebunan dan pertambangan yang hampir bersamaan, sehingga kesempatan untuk mudik juga bersamaan.
Kondisi tersebut, kata dia, akan berbeda bila perusahaan memberikan THR lebih cepat, sehingga para karyawan bisa memulangkan sebagian anggota keluraganya terlebih dulu.
Setelah itu, bila perusahaan telah libur, para pekerja bisa menyusul untuk mudik, sehingga jumlah alur mudik bisa dilaksanakan secara bertahap atau bergelombang.
Sebagaimana diketahui, arus mudik di Kalsel mengalami lonjakan cukup tajam dalam dua hari terakhir, bukan hanya pada angkutan laut, tetapi juga darat dan udara.
Khusus angkutan darat diprediksi pada H-4 sampai H -3 jumlah penumpang AKAP maupun AKDP mencapai 27 ribu per hari, karena sebagian besar warga dari beberapa daerah melakukan mudik secara bersamaan.
Sedangkan angkutan laut, juga terjadi lonjakan sehingga delapan unit kapal yang disiapkan belum mampu mengangkut penumpang secara bersamaan.
Kepala Seksi Lalu Lintas Angkutan Laut Urip Suratno mengatakan, pada H-5 lebaran jumlah penumpang cukup membludak, namun hanya satu kapal yang diisi 1800 penumpang yang bisa diberangkatkan.
Sedangkan ribuan penumpang lainnya, terpaksa tidur di pelabuhan dan baru bisa diangkut secara bersamaan oleh tiga kapal pada Jumat, (26/8) siang.
Diprediksi jumlah penumpang kapal terjadi kenaikan hingga 10 persen, atau mencapai diatas 20 ribu orang selama arus mudik./B*C
Editor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.