Sebanyak 125 anak asuh tersebut dari SDN Sidomulyo sebanyak 25 anak, SDN 1 Serongga sebanyak 25 anak, SDN Pulau Panci sebanyak 25 anak,...Kotabaru, (Antaranews Kalsel) - Industri semen merk "Tiga Roda" PT. Indocement Tunggal Prakarsa Tbk Plant Tarjun, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, peduli dengan menyerahkan bantuan paket seragam dan keperluan sekolah kepada 125 anak asuhnya.
Manager PT Indocement Tunggal Prakarsa (Indocement) Plant Tarjun H Achmadi, di Kotabaru Kamis mengatakan, pemberian bantuan kepada anak asuh telah dilakukan Indocement kepada masyarakat di desa-desa binaan sejak beberapa tahun lalu.
"Sebanyak 125 anak asuh tersebut dari SDN Sidomulyo sebanyak 25 anak, SDN 1 Serongga sebanyak 25 anak, SDN Pulau Panci sebanyak 25 anak, SDN Batulasung sebanyak 25 anak dan SDN Sungai Dua sebanyak 25 anak," terangnya.
Program ini adalah perwujudan dari Program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan pada pilar pembangunan pendidikan dengan mendukung program pemerintah dalam pendidikan.
Mereka yang menjadi anak asuh, lanjut Ahmadi, berasal dari anak-anak dari keluarga kurang mampu, dan mempunyai keinginan yang besar untuk belajar dapat terus menempuh pendidikan di sekolah.
Dikatakan, bantuan paket seragam tersebut terdiri dari baju, celana, sepatu, kaos kaki dan buku tulis yang dikemas dalam bentuk paket.
Kepala SDN Sidomulyo Muriansyah, mengatakan, kepedulian Indocement ini disambut dengan sangat baik oleh masyarakat, khususnya keluarga dari 25 anak SDN Sidomulyo yang menerima bantuan dari Indocement.
"Mereka yang menjadi anak asuh, terutama anak yatim yang tidak memiliki biaya, anak putus sekolah karena keluarganya berpendapatan rendah, anak yatim piatu, anak berprestasi dan anak yang memiliki kekurangan fisik," ungkapnya.
Selain penghasilannya rendah, katanya, pemukiman mereka berjauhan dengan sekolah dan sehari hari anak anak tersebut berjalan kaki dengan jarak antara 4-5 kilometer.
Dia menjelaskan, prestasi anak asuh ini cukup baik dan nilai-nilai raport merkea juga bagus, dan semangat untuk bersekolah pun sangat baik sehingga akan disayangkan kalau mereka tidak mendapatkan dukungan tambahnya.
"Semoga Indocement Plant Tarjun terus berproduksi dengan lancar, sehinggfa program kepedulian terhadap anak-anak dari keluarga kurang mampu juga berlanjut," harapnya.
Kepala Desa Sidomulyo M Zulkifli, mengungkapkan pada umumnya penghasilan masyarakat di desa adalah buruh perkebunan kelapa sawit, buruh bangunan, buruh jasa angkutan, berkebun dan bertani sayuran serta kerja musiman seperti upah merumput, tukang kayu dan lainnya, disisi lain anak-anaknya cerdas serta keinginan bersekolahnya tinggi.
"Pada prinsipnya kami sangat berharap program CSR Indocement terus berlanjut, agar tak ada lagi anak-anak putus sekolah, dan mereka terus bersekolah sehingga wajib belajar 12 tahun terpenuhi," imbuhnya.
Pewarta: Imam HanafiEditor : Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.