Rasulullah di zamannya pernah melaksanakan shalat sunat saat terjadi gerhana matahari sehingga kita semua sebagai umat muslim mengikuti apa yang dikerjakan beliau,
Banjarbaru,  (Antaranews.Kalsel) - Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Zainal Ilmi mengundang masyarakat untuk mengikuti shalat sunat saat gerhana matahari pada Rabu (9/3) pagi.


"Bagi masyarakat yang ingin ikut shalat sunat gerhana, silakan datang ke Masjid Agung Al Munawarah Jalan Trikora, Rabu pagi pukul 07.30 Wita," ujarnya di Banjarbaru, Senin.

Ia mengatakan, pelaksanaan shalat sunat saat terjadi fenomena alam tersebut bekerja sama dengan Dinas Kebudayaan Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kota Banjarbaru.

Disebutkan, pihaknya mengundang ratusan orang yang terdiri dari ulama dan santri pondok pesantren, pelajar, mahasiswa termasuk pegawai negeri di lingkungan Pemkot Banjarbaru.

"Jumlah yang diundang mencapai 600 orang ditambah dengan masyarakat umum dan panitia sudah menyiapkan konsumsi sebanyak 1.000 orang," ujarnya.

Menurut dia, shalat sunat gerhana dilaksanakan dua rakaat saat terjadi gerhana matahari dan dipimpin Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Banjarbaru Nafiah Muhza.

"Selain shalat sunat dua rakaat saat terjadi gerhana, kegiatan diisi dengan ceramah agama terkait fenomena alam berupa gerhana yang juga melanda daerah lain di Indonesia," ujarnya.

Dikatakan, meski pun wilayah Kota Banjarbaru tidak mengalami gerhana matahari total, tetapi shalat gerhana tetap dilaksanakan sebagai wujud kesyukuran kepada tuhan.

"Rasulullah di zamannya pernah melaksanakan shalat sunat saat terjadi gerhana matahari sehingga kita semua sebagai umat muslim mengikuti apa yang dikerjakan beliau," kata dia.

Pihaknya mengimbau masyarakat juga melaksanakan shalat sunat dua rakaat saat terjadinya gerhana dan memperbanyak dzikir, istigfar serta memberi sedekah kepada orang lain.

"Tiga perbuatan itu sangat baik dikerjakan saat gerhana matahari dan dilaksanakan penuh keikhlasan, selain sebagai tanda kesyukuran atas kebesaran tuhan," katanya.

Pewarta: Yose Rizal
Editor : Imam Hanafi

COPYRIGHT © ANTARA 2026