Kalau perkiraan kita dengan jumlah rumah sakit yang ada di daerah ini, dengan jumlah kedatangan pasien, masih kekurangan sekitar 400 tempat tidurBanjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Achmad Rudiansjah menyatakan, rumah sakit yang ada di daerahnya ini masih kekurangan sebanyak 400 tempat tidur pasien setiap harinya.
"Kalau perkiraan kita dengan jumlah rumah sakit yang ada di daerah ini, dengan jumlah kedatangan pasien, masih kekurangan sekitar 400 tempat tidur," ujarnya, Kamis.
Menurut dia, dari dua RSUD milik pemerintah provinsi, yakni, RSUD Anshari Saleh dan RSUD Ulin ditambah RS TPT dan RS Bayangkara, ditambah lagi RSUD kabupaten/kota ditambah RS milik swasta masih tidak mencukupi kedatangan pasien yang harus dirawat inap setiap harinya.
Pasalnya, ucap Achmad Rudiansjah, RS utamanya yang berada di ibu kota provinsi, Banjarmasin ini menjadi rujukan pasien dari berbagai daerah, termasuk provinsi tetangga Kalimantan Tengah.
Menurut dia, langkah pemerintah daerah untuk memperluas gedung inap bagi pasein RSUD Ulin Banjarmasin dan RSUD Anshari Saleh, bertujuan untuk mengatasi kekurangan kebutuhan masyarakat dalam mengharap pelayanan kesehatan yang maksimal.
"Sekarang dua RSUD milik pemprov ini sudah bisa menampung banyak pasien, bahkan peralatan kesehatan dan teknologinya sudah sangat canggih," paparnya.
Terkait Pemkot Banjarmasin yang juga mulai membangun RS di Jalan RK Ilir Banjarmasin Selatan, Achmad Rudiansjah menyatakan, Pemprov sangat mendung dan menyetujui dengan langkah pembangunan RS bernama Sultan Suriansyah itu.
"Pemprov pastinya akan membantu, tapi Pemkot sempurnakan dulu pembangunannya," ucapnya.
Sebagaimana ditergetkan Pemkot, pembangunan RS Sultan Suriansyah yang letaknya di samping Sungai Martapura itu ditarget selesai dan beroprasi pada 2019.
Diutarakan Kepala Dinas Cipta Karya dan Perumahan Kota Banjarmasin A Fanani Syaifuddin, pembangunan fisik RS sudah dimulai tahun 2015 lalu dengan biaya hampir Rp40 miliar membangun gedung poliklinik.
"Tahun ini dianggarkan lagi Rp40 miliar untuk kelanjutan pembangunan gedung RS lagi, moga sesuai target sudah bisa selesai," pungkasnya.
Pewarta: SukarliEditor : Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.