Harga kebutuhan pokok di pasar tradisional di Banjarmasin Kalimantan Selatan melonjak tajam akibat gelombang besar di Laut Jawa beberapa hari ini yang menyebabkan kapal "roll-of roll-on" (Roro) dari Surabaya ke kota itu tak berlayar. 


Kepala Cabang PT Dharma Lautan Utama Budiono di Banjarmasin Selasa mengatakan, sejak 31 Juli hingga 1 Agustus 2011 tidak ada kapal Roro yang sandar di pelabuhan Trisakti Banjarmasin.


"Tinggi gelombang laut Jawa mencapai 3-4 meter sehingga tidak ada kapal Roro yang berangkat," katanya.


Diperkirakan, kata dia, satu kapal dari Dharma Lautan Utama baru akan berangkat dari Surabaya Selasa malam dan diperkirakan tiba di Banjarmasin pada hari berikutnya.


Tidak adanya kapal yang datang dari Surabaya tersebut menyebabkan beberapa kebutuhan pokok terutama sayur mayur di pasar tradisional Banjarmasin melonjak tajam.


Pantauan di beberapa pasar tradisional, harga sayur mayur seperti wortel yang biasanya hanya Rp7.500 per kilogram kini menjadi Rp10.600 per kilogram, kentang sebelumnya Rp9.500 per kilogram kini menjadi Rp13.400.


Begitu juga dengan kubis yang biasanya Rp5.500 kini menjadi Rp8.000 per kilogram, bawang prai sebelumnya Rp16.000 kini menjadi Rp18.000 dan beberapa kebutuhan pokok lainnya.


Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Kalsel Endah Suhartati mengatakan, kenaikan harga sayuran yang melonjak tajam terjadi karena gelombang laut yang cukup tinggi.


"Namun biasanya begitu gelombang mereda dan kapal Roro sudah ada yang datang, harga kembali normal," katanya.


Biasanya, kata dia, untuk sayur-sayuran sangat cepat terpengaruh dengan kondisi cuaca, karena sayuran tidak bisa disimpan dalam jangka waktu lama, berbeda dengan tepung, gula dan lainnya.


Diharapkan, tambah Endah, gelombang besar tidak akan berlangsung lama, sehingga tidak akan berpengaruh besar terhadap barang kebutuhan pokok lainnya yang kini juga mulai merambat naik.


Sebagaimana diketahui, 70 persen kebutuhan pokok di Kalsel masih mengandalkan distribusi dari daerah lain baik itu Jawa Timur, Sulawesi Selatan dan beberapa daerah lainnya.


Dengan demikian, begitu terjadi gangguan cuaca antara lain gelombang besar, maka harga kebutuhan pokok akan cenderung terjadi kenaikan dan akan berpengaruh terhadap kenaikan inflasi./B*C




Editor : Imam Hanafi

COPYRIGHT © ANTARA 2026