Kapal yang didatangkan dari Balikpapan yakni, KMP Kerapu Tiga dengan kapasitas mencapai 20 unit kendaraan roda dua dan roda empat, sedangkan untuk pas orang penumpang mencapai 50-70 orang
Batulicin, (Antaranews Kalsel) - Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan Cabang Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, meningkatkan pelayanan kepada penumpang yang ingin menyeberang dari Batulicin-Kotabaru atau sebaliknya dengan mendatangkan kapal baru dari Balikpapan.

"Kapal yang didatangkan dari Balikpapan yakni, KMP Kerapu Tiga dengan kapasitas mencapai 20 unit kendaraan roda dua dan roda empat, sedangkan untuk pas orang penumpang mencapai 50-70 orang," kata Kepala Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) Cabang Batulicin Daniel melalui Manajer Usaha Marsadik di Batulicin.

Dikatakan, sebelum ada penambahan PT ASDP mengoperasikan enam unit kapal fery, yakni, KMP Jembatan Musi Dua, KMP Srikandi, KMP Mahakan, KMP Truni joyo, Teluk Cindrawasih dan KMP Gutila.

"Sementara ini kami masih mengandalkan enam kapal yang sudah ada, tiga di antaranya jenis kapal "Landing Craft Tank" LCT atau satu pintu masuk dan sisanya jenis kapal yang memiliki dua pintu masuk," terang dia.

Sesuai keputusan Direktur Jendral Perhubungan Darat Nomor SK.885/AP.005/DRJD/2015 tentang larangan penggunaan kapal jenis LCT sebagai kapal angkutan penyeberangan, maka pihaknya akan mengusulkan kepada syahbandar untuk tidak memberikan izin mengoperasikan berlayar jenis kapal tersebut.

"Sebenarnya keputusan direktur jendral perhubungan darat terkait adanya larangan menggunakan kapal jenis LCT berlaku pada 24 April, akan tetapi kemungkinan karena adanya kebijakan dari sahbandar sehingga jenis kapal LCT masih bisa beroperasi," katanya.

Kepala Kantor Sahbandar wilayah kerja Batulicin Sarim melalui Pelaksana Tugas Harian Rusdiansyah menambahkan, behwa jenis kapal LCT tersebut diberikan kebijakan agar tetap berlayar.

"Kebijakan itu berlaku karena disesuaikan dengan kondisi dilapangan, dan nanti kalau kapal KMP Kerapu Tiga sudah datang tidak menutup kemungkinan kapal jenis LCT tidak akan beroperasi lagi," paparnya.


Pewarta: Sujud Mariono
Editor : Imam Hanafi

COPYRIGHT © ANTARA 2026