Perwarta Antara Kalsel yang melakukan perjalanan dari Banjarmasin ke Kandangan Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kamis (28/4/22) melaporkan, ibu-ibu perempuan Desa Amawang Kiri Muka melakukan khatam tadarus Al Qur'an yang mereka mulai sejak awal Ramadhan 1443 Hijriah.
Lantunan syahdu dari kaum hawa yang membacakan ayat-ayat suci/Kalamullah terdengar di pagi nan panas dengan bimbingan seorang ustadzah Kamariah untuk mengkhatamkan Al-Qur'an.di Langgar (surau) Nurul Kamal Amawang Kiri Muka (sekitar 135 kilometer dari Banjarmasin)
Menurut ustadzah itu, tadarus Al Qur'an bagi kaum perempuan pada bulan puasa Ramadhan banyak manfaat, baik dari segi sosial maupun keagamaan.
"Maaf dari segi sosial anti untuk lebih mengakrabkan hubungan atau mempererat silaturahim," ujar ustadzah yang sudah tergolong nenek atau usia 68 tahun itu.
"Kemudian manfaat dari segi keagamaan antara lain untuk memperlancar membaca ayat-ayat suci Al-Qur'an yang Allah turunkan kepada Nabi Muhammad Saw bulan Ramadhan," lanjutnya.
Selain itu, meningkatkan paha alam ibadah puasa Ramadhan, serta menjaga ibadah puasa agar nilainya jangan berkurang.
Sebagai contoh "bapanderan manguyai urang" (bercakap-cakap ngomongin orang lain) "nang kada ada" (yang tidak ada) hasil kecuali nilai puasa jadi berkurang, demikian Kamariah
Sementara di antara peserta tadarus menambah, selain melaksanakan ibadah wajib puasa dan shalat Tarawih, tadarusan Al Qur'an untuk menyemarakkan Ramadhan yang tiap tahun mereka lakukan.
Tadarusan Al Qur'an kaum perempuan Amawang (AM) Kiri Muka tidak hanya Ramadhan, tetapi seminggu sekali serta kegiatan Burdah (salah satu kegiatan bernuansa Islami).
Kegiatan tadarusan Al Qur'an kaum ibu Langgar Nurul Kamal AM Kiri Muka salah satu dari sejumlah desa di Kalsel yang berpenduduk lebih empat juta jiwa dengan mayoritas Muslim tersebar pada 13 kabupaten/kota.
Pewarta: Syamsuddin HasanEditor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026