Ketua DPRD Banjarbaru Ahmad Rifani Iwansyah di Banjarbaru, Minggu mengatakan, pengesahan rancangan APBD 2016 dijadwalkan, Senin (30/11) melalui sidang paripurna.
"Pembahasannya sudah memasuki tahap finalisasi dan sesuai jadwal, kami akan menetapkan APBD 2016 melalui sidang paripurna yang dilaksanakan, Senin (30/11)," ujarnya.
Ia mengatakan, komposisi APBD Kota Banjarbaru masuk kategori sehat karena komponen belanja langsung pada belanja daerah mencapai 63 persen atau Rp721,97 miliar.
Sedangkan belanja tidak langsung sebesar Rp431,8 miliar dari total belanja daerah sebesar Rp1,153 triliun atau mencapai 37 persen dari seluruh anggaran belanja.
"Makanya, kami nilai anggaran belanja daerah sudah sehat karena komposisi belanja langsung jauh lebih besar dibandingkan belanja tidak langsung," ungkapnya.
Menurut dia, komposisi anggaran tersebut jauh lebih baik dibandingkan daerah lain yang perbandingannya, kebalikan dari komposisi anggaran yang dikelola Pemkot Banjarbaru.
"Komposisi anggaran daerah lain bisa lebih besar belanja tidak langsung dibanding belanja langsung sehingga anggaran lebih banyak untuk belanja pegawai," ucapnya.
Dikatakan, terwujudnya komposisi anggaran yang sehat tersebut karena penyusunan anggaran yang sesuai dengan program pembangunan yang disiapkan ke depan.
"Pemkot banyak menyiapkan program pembangunan dan kami di lembaga legislatif mendukung karena pelaksanaannya berkaitan erat dengan pemerataan pembangunan," ujarnya.
Ditambahkan, selain komposisi belanja yang sudah sehat, pendapatan daerah juga bagus dengan target sebesar Rp1.066 triliun terdiri dari pendapatan asli daerah Rp155,3 miliar.
Pendapatan meliputi pajak daerah Rp75,9 miliar, retribusi daerah Rp12,2 miliar, pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan Rp10,5 miliar dan lain-lain pendapatan Rp56,6 miliar.
Dana perimbangan sebesar Rp754,3 miliar dengan pendapatan dari bagi hasil pajak/bagi hasil bukan pajak Rp140,7 miliar, DAU Rp436,2 miliar dan DAK sebesar Rp177,3 miliar.
Lain-lain pendapatan daerah yang sah Rp156,9 miliar meliputi hibah Rp1,1 miliar, dana bagi hasil pajak provinsi Rp83,1 miliar dan dana penyesuaian Rp72,7 miliar.
Pewarta: Yose RizalEditor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.