Berdasarkan laporan ANTARA di lapangan, Minggu, kebakaran terjadi sekitar pukul 20.30 wita hingga 21.00 wita ketika umat Muslim sedang melaksanakan ibadah sholat tarawih.
Selain itu, kebakaran itu juga telah menghabiskan dua buah rumah lainnya yang salah satunya rumah sewaan tiga pintu.
Sampai berita ini diturunkan tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut.
Saksi mata di tempat kejadian, Masripah mengatakan, sebelum terjadi kebakaran ia mencium ada bau plastik terbakar setelah dicek di dalam rumahnya tidak ada yang terbakar.
Tidak beberapa lama, ia pun melihat api telah berkobar dan langsung lari keluar untuk menyelamatkan diri dan membawa sebagian harta yang dapat diselamatkan.
"Saya mencium ada bau plastik terbakar lalu saya periksa di rumah dan tidak ada yang hangus, setelah itu api berkobar dan saya langsung lari," lanjutnya.
Saat ditanya dari mana asal api, ia pun mengatakan api tersebut berasal dari rumah sewaan tiga pintu dan saya tidak mengetahui api tersebut berasal dari pintu yang mana karena keadaan saat itu sedang kalut.
Ia juga menuturkan, penghuni dari rumah sewaan tiga pintu itu berbeda-beda, di antaranya diisi oleh Darsani alias Kai Utuh (60), Halimatus Sadiah dan Agus dan satu buah rumah ditempati oleh Nunung.
Masripah mengatakan, menurut warga setempat yang melihat langsung, api tersebut diduga berasal dari rumah Kai Utuh yang diketahui seorang pemulung sampah.
Bukan itu saja saat terjadi kebakaran itu, ia mendengar ada suara ledakan dari salah satu rumah yang dilahap sijago merah, ucap Masripah yang rumahnya berhadapan langsung dengan tempat kejadian perkara (TKP).
Sementara itu, menurut keterangan Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Banjarmasin, Kompol Suhasto Sik di Banjarmasin, membenarkan telah terjadi peristiwa kebekaran.
Menurut dia, pihaknya dari Satuan Reserse Kriminal Polresta Banjarmasin sedang melakukan proses penyelidikan peristiwa kebakaran tersebut.
Suhasto juga menduga api tersebut berasal dari rumah seorang pemulung sampah yang diketahui bernama Kai Utuh, dan untuk sementara Kai Utuh sudah diamankan untuk dimintai keterangan.
Kerugian yang dialami oleh masyarakat yang rumahnya terbakar belum bisa diketahui karena masih dilakukan pendataan lebih lanjut, ucap Suhasto.
Kai Utuh juga menuturkan, bahwa sebelum dia pergi ke pos ronda di dekat rumanya ia menghidupkan lampu duduk yang terbuat dari botol yang berisikan minyak tanah bersumbu dan disulut dengan api.
Ia pun tidak mengetahui bahwa rumahnya telah terbakar dan baru mengetahui setelah salah seorang memberitahunya bahwa rumah yang ia sewa satu pintu itu telah habis terbakar.
"Saya bingung harus tinggal dan tidur dimana karena rumah yang saya tempati telah habis terbakar dan sayapun tidak mempunyai sanak keluarga di Banjarmasin," ucap laki-laki yang sudah tua renta itu dengan sedikit meneteskan air mata.
Untuk sementara kasus kebakaran yang terjadi di Jalan Pangeran Antasari Komplek Nusantara Rt 09 Rw 04 Kelurahan Karang Mekar, Kecamatan Banjarmasin Selatan, Kota Banjarmasin itu, sedang ditangani oleh pihak kepolisian setempat
Editor : Abdul Hakim Muhiddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.