Kepala Bidang Pengendalian Kependudukan, Data dan Pelaporan Muhyidin di Amuntai Senin mengatakan, melalui program keluarga berencana tersebut, diharapkan masyarakat akan mampu merencanakan kehidupan keluarganya dengan lebih baik.
"Selain itu, kita juga berupaya untuk memperbaiki pelaporan data Keluarga Berencana di desa dengan meningkatkan pengetahuan petugas," katanya..
Menurut Muhyidin, Petugas Pelaporan Keluarga Berencana Desa (PPKBD) diharapkan lebih terampil dalam pembuatan pelaporan dengan pencatatan pelaporan yang akurat dan analisa dalam pengambilan kebijakan program KB.
Pelaporan data KB di desa/kelurahan, tambh dia, juga menentukan jenis pelayanan yang diberikan seperti Posyandu, bina keluarga balita, Pusat Informasi dan Konsultasi (PIK) remaja, UPPKS, Bina Keluarga Lansia dan Bina Keluarga Remaja.
Guna meningkatkan pengetahuan petugas pelaporan KB, kata dia, juga dilaksanakan pelatihan pembuatan pelaporan di Aula Kantor Badan Kependudukan dan KB di Amuntai.
Menurut Muhyidin, upaya menekan laju pertumbuhan penduduk dan masalah tingginya angka kematian ibu dan bayi serta kasus gizi buruk, maka perhatian Pemda terhadap pelaksanakaan Program KB semakin meningkat, salah satunya dengan membentuk BKKBD.
"Kendalanya kita masih kekurangan kader, sehingga tidak semua jenis layanan ada petugas kadernya, disesuaikan dengan kondisi pelayanan yang diperlukan," kata muhyidin.
Meski di tiap desa terdapat petugas PPKBD namun untuk petugas Penyuluh KB masih kurang. Saat ini, terdapat 40 petugas PKB yang melayani 219 desa/kelurahan sehingga untuk pelayanan yang lebih maksimal masih diperlukan sekitar 20 tenaga petugas.
"Kita mengharapkan Pemkab HSU bisa menyediakan alokasi anggaran untuk merekrut tenaga kontrak guna mengisi kekurangan tenaga PKB," tuturnya.
Muhyidin bersyukur untuk honor PPKBD sudah bisa ditingkatkan dari Rp15 ribu menjadi Rp50 ribu perbulan sejak APBD Perubahan.
Meski demikian seiring adanya alokasi dana desa, pihak BKKBD berharap ada alokasi untuk menambah honor PPKBD. Tiap desa/kelurahan memiliki sato orang tenaga PPKBD.
"Selain bertugas mencatat dan membagikan alat kontrasepsi sederhana petugas PPKBD juga diharapkan menjadi motivator bagi masyarakat agar menjadi peserta KB," katanya.
Pewarta: Edy AbdillahEditor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.