"Terjadinya arus mudik untuk jurusan ke Kalteng ini, antara Banjarmasin-Palangkaraya dan Sampit atau jalur Banjarmasin-Teweh dan Buntok terjadi kepadatan pada pukul 11.00 WITA tadi," ujarnya.

Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Puncak arus mudik terjadi di Terminal Induk Kilometer 6, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, pada H-3 menjelang Hari Raya Idul Fitri 1436 Hijriyah.


Kepala UPTD Terminal Kilometer 6 Banjarmasin M Yusuf mengutarakan, Selasa, kedatangan para penumpang terus meningkat ke terminal ini sejak pagi, khususnya untuk jurusan Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) jurusan kota-kota di wilayah Kalimantan Tengah.

"Terjadinya arus mudik untuk jurusan ke Kalteng ini, antara Banjarmasin-Palangkaraya dan Sampit atau jalur Banjarmasin-Teweh dan Buntok terjadi kepadatan pada pukul 11.00 WITA tadi," ujarnya.

Menurut dia, total armada AKAP ke jurusan kota-kota wilayah Kalteng ini sebanyak 25 buah dengan jumlah penumpang 800 orang lebih, yakni, jenis angkutan umum bus sedang dengan kapasitas duduk 18 buah dan 27 buah.

"Kemarin tidak sampai 20 buah bus jurusan Kalteng ini berangkat, tapi hari ini lebih, demikian pula jurusan ke kota wilayah Kalimantan Timur," katanya.

Menurut Yusuf, untuk kedatangan jurusan AKAP ke kota-kota di Kalimantan Timur, di antaranya Samarinda dan Balikpapan terjadi mulai pukul 13.00 WITA, yakni dijadwalkan keberangkatan sebanyak 23 buah bus dengan kapasitas 43 kursi dengan jumlah penumpang lebih 1.000 orang.

Peningkatan kedatangan penumpang keterminal ini juga terjadi untuk jurusan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP), yakni ke daerah Banua Enam (Tapin, Kandangan, Barabai, Amuntai, Tanjung dan Balangan) dengan jumlah penumpang sebanyak 1.092 orang dengan armada angkut sebanyak 91 buah jenis taksi L300.

"Sementara itu untuk jurusan Batulicin dan Kotabaru sebanyak 29 buah armada bus kapasitas 27 kursi, yakni penumpang sekitar 370 orang," katanya.

Dia mengungkapkan, untuk kondisi terminal menyambut kedatangan pemudik sudah cukup siap, meski kondisi terminal saat ini masih dalam keadaan perbaikan.

"Karena gedung terminal saat ini masih dalam proses penyelesaian pembangunan, maka kita pengelola mengharap maklumnya bagi para penumpang yang merasa kurang nyaman," ujarnya.

Dia mengingatkan, para penumpang agar selalu berhati-hati di terminal saat kepadatan ini, terutama menjaga harta bendanya yang berharga, sebab rawan kejahatan copet dan pencurian.

  "Tapi kita sudah menyiapkan posko pengamanan dan kesehatan bagi para penumpang di terminal ini," ujarnya.   

Pewarta: Sukarli
Editor : Hasan Zainuddin

COPYRIGHT © ANTARA 2026