Banjarbaru,  (AntaranewsKalsel) - Sebanyak 12 jemaah calon haji Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, yang sudah terdaftar dan mendapat nomor porsi batal berangkat sehingga mengurangi kuota haji bagi kota itu.

Kepala Kantor Kementerian Agama Banjarbaru Zainal Ilmi di Banjarbaru, Minggu, mengatakan 12 calon haji itu dipastikan batal berangkat musim haji tahun 2015/1436 Hijriah.

"Seluruhnya dipastikan batal untuk diberangkatkan dan dampaknya bisa mengurangi kuota jemaah haji yang seharusnya menjadi jatah Banjarbaru tahun ini," ujarnya.

Ia mengatakan, dari 12 calon haji yang batal berangkat itu, dua orang membatalkan keberangkatan secara permanen sedangkan sepuluh orang lainnya batal tunda berangkat.

Dia menjelaskan, pembatalan 12 calon haji itu membuat kuota haji bagi Kota Banjarbaru yang semula sebanyak 137 jemaah calon haji berkurang menjadi 125 jemaah calon haji.

"Pembatalan keberangkatan calon haji sudah kami sampaikan kepada Kanwil Kemenag Kalsel dilanjutkan ke Kementerian Agama yang memproses lebih lanjut," ungkapnya.

Dia mengatakan, pihaknya masih belum mengetahui apakah pembatalan itu mengembalikan kuota haji Banjarbaru atau dibagikan menjadi kuota yang diperebutkan secara nasional.

"Kami belum tahu apakah kuota dikembalikan ke Banjarbaru sehingga nomor porsi di bawahnya naik atau menjadi kuota nasional sehingga jadi jatah kuota haji Indonesia," ucapnya.

Dia mengatakan, sesuai besaran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) yang ditetapkan pemerintah sebesar 3.433 dolar AS maka seluruh calon haji diminta melunasinya.

"Pelunasan BPIH tahap pertama berlangsung 1-30 Juni 2015 dan hingga saat ini proses pelunasan bagi 125 calon haji Banjarbaru masih terus berlangsung," ujarnya.

Dia menambahkan, pihaknya mengimbau seluruh calon haji yang masuk kuota untuk segera melunasi BPIH sebelum masa pelunasan berakhir sehingga bisa diproses lebih lanjut.

"Jika BPIH sudah dilunasi maka proses selanjutnya bisa dilakukan dan jemaah calon haji dipastikan berangkat tahun ini sepanjang memenuhi syarat dan ketentuan," katanya.


Pewarta: Yose Rizal
: Imam Hanafi

COPYRIGHT © ANTARA 2026