"Ribuan butir obat daftar G itu dibungkus dalam sebuah kardus dan tidak ada pemiliknya kemungkinan itu hasil transaksi namun orangnya tak sempat mengambil," ucap Kasat Sabhara Polresta Banjarmasin Kompol Uskiansyah di Banjarmasin, Selasa.
Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Satuan Sabhara Polresta Banjarmasin mengamankan ribuan butir obat daftar G ilegal dari sebuah warung kosong yang berada di kawasan Pasar Lima di kota tersebut.
"Ribuan butir obat daftar G itu dibungkus dalam sebuah kardus dan tidak ada pemiliknya kemungkinan itu hasil transaksi namun orangnya tak sempat mengambil," ucap Kasat Sabhara Polresta Banjarmasin Kompol Uskiansyah di Banjarmasin, Selasa.
Ia mengatakan, penemuan obat daftar G jenis Zenit itu pada Selasa (28/4) siang sekitar pukul 12.00 Wita pada saat anggota Satuan Sabhara Polresta Banjarmasin yang dipimpin Kanit Patroli Ipda Pol I Wayan Regug saat melaksanakan patroli jalan kaki di dalam kawasan pasar lima.
Pada saat patroli ditemukan kerdus di atas kulkas di sebuah warung kosong, anggota patroli merasa curiga lalu melakukan pemeriksaan dan ditemukan 49 bok sekitar 4.900 biji.
Lanjutnya, karena obat ilegal tersebut tidak bertuan sehingga polisi langsung mengamankan barang tersebut dan membawanya ke kantor untuk nantinya dimusnahkan.
"Untuk tindak lanjutn kasus temuan ribuan biji obat daftar G itu maka kami serahkan ke Kesatuan Narkoba karena satuan tersebut yang berhak melakukan menanganan dan pemusnahannya," ucap pria berkumis tebal itu.
Uski sapaan akrab Uskiansyah juga mengatakan Satuan Sabhara Polresta Banjarmasin akan terus melakukan patroli rutin di daerah-daerah rawan yang ada di wilayah kota ini seperti pasar, terminal dan pelabuhan.
 "Patroli terus kami tingkatkan untuk memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat saat beraktivitas, dan patroli juga kami lakukan pada malam hari," tutur pria yang pernah menjabat sebagai Kapolsekta Banjarmasin Barat. Â
Pewarta: Gunawan Wibisono: Hasan Zainuddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.