Pelaihari, (AntaranewsKalsel) - Program transmigrasi di Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, tahun 2015 di Desa Padang Luas dan Desa Kurau, Kecamatan Kurau, terkendala masalahan pembebasan lahan seluas 446 hektare.
Kepala Seksi Penyiapan Lahan dan Penempatan Transmigrasi Dinas Tenaga Kerja dan Sosial Tanah Laut (Tala) Hendri Budi Santoso mengemukakan itu di Pelaihari (ibu kota kabupaten 65 kilometer timur Banjarmasin), Kamis.
"Karena terkendala lahan tersebut, maka penempatan transmigrasi sebanyak 200 kepala keluarga (KK) di dua desa Kecamatan Kurau, jadi tertunda," ujarnya.
Menurut dia, kendala pembebasan lahan seluas 446 hektare (ha) tersebut, salah satu penyebabnya, karena ada beberapa warga di sekitar rencana lokasi penempatan transmigrasi itu mengklaim lahan sebagianya miliki mereka.
"Kalau kita paksakan juga penempatan lokasi transmigrasi di dua desa tersebut, dikhawatirkan belakangannya akan bermasalah lebih fatal," ucapnya.
Ia menyatakan, pihaknya tidak ingin penempatan warga trans tidak membuat tenang, justru yang diinginkan Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Sosial Tala pada penempatan transmigrasi adalah baik dan dapat meningkatkan taraf hidup mereka.
"Jangan sampai penempatan transmigrasi di daerah kita justru membuat mereka sengsara, karena yang dikehendaki adalah, layak hidup, layak hunian, layak lingkungan, layak berkembang," terangnya.
Lebih lanjut dia mengemukakan, penempatan transmigrasi di dua desa Kecamatan Kurau berasal dari luar Kabupaten Tanah Laut dan dari transmigrasi lokal.
"Untuk transmigrasi luar Kabupaten Tanah Laut sebanyak 100 KK dan dari transmigrasi lokal sebanyak 100 KK," tegasnya.
Khusus untuk transmigrasi lokal, sebut dia, yang melaksanakan perekrutannya diserahkan kepada kepala desa yang masuk dalam program transmigrasi tersebut.
"Persyaratan transmigrasi lokal itu biasanya penduduk setempat, tidak memiliki rumah dan lahan usaha pertanian," jelasnya.
Kemudian, ungkapnya, pola transmigrasi di dua desa Kecamatan Kurau, Kabupaten Tanah Laut tersebut rencananya, transmigrasi pertanian lahan basah. ***3***

(T.KR-SHN/B/H005/H005) 12-03-2015 19:26:59

Pewarta: Arianto
: Imam Hanafi

COPYRIGHT © ANTARA 2026