Banjarmasin (ANTARA) - DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dalam hal ini Komisi IV Bidang Kesra, yang juga membidangi sosial kemasyarakatan, pendidikan dan keagamaan mengapresiasi Putra Putri Banjar Malaysia (PPBM).

"Kita mengapresiasi PPBM yang berusaha menjaga dan memperat silaturahmi 'bubuhan kulaan' (komunitas keluarga) Banjar di Malaysia," ujar Ketua Komisi IV DPRD Kalsel HM Lutfi Saifuddin SSos melalui WA-nya, Ahad.

Menurut wakil rakyat dari Partai Gerindra itu, kegiatan warga "Banua" (urang Banjar Kalsel) semacam PPBM lakukan di negeri orang sangat baik.

"Hal tersebut, selain menjaga silaturahmi, juga dapat melestarikan budaya (salah satu budaya Banjar yaitu badadapatan = bersilaturahmi), mengobati rasa rindu terhadap Banua tercinta,":ujar anggota DPRD Kalsel dua periode itu.

Wakil rakyat asal daerah pemilihan Kalsel I/Kota Banjarmasin itu berharap, semoga saja kegiatan semacam PPBM itu lebih berkembang dan bisa terus terselenggara, bahkan bila mungkin dapat serentak "bulik baimbai" (pulang ke kampung halaman leluhur) bagi warga Banua yang merantau di seluruh dunia. 

"Jika memungkinkan atau bila perlu, bukan cuma oleh anak-anak muda urang Banjar di Malaysia, tetapi juga di pelosok Nusantara Indonesia dan luar negeri lainnya' yang memang memiliki potensi," lanjutnya menjawab Antara Kalsel di Banjarmasin.

"Dengan dukungan pemerintah dan masyarakat Banua disini tentu 'aruh ganal' (pesta/kenduri besar) seperti sangat besar makna dan manfaatnya," demikian Lutfi Saifuddin.

Sebelumnya salah seorang anggota WA Group "Banjar Lintas Negara" (BLN) yang tinggal di Malaysia, Ahad (11/4) menginformasikan, PPBM melakukan konvoi "mailangi" (mengunjungi, menjenguk atau melakukan silaturahmi) "kulaan" (maksudnya keluarga atau bubuhan Banjar).

Konvoi mailangi kulaan itu menjelang bulan puasa Ramadhan guna menjaga dan lebih mempererat silaturahmi sesama keturunan warga Banjar khususnya yang berada di perantauan, terutama Malaysia.

Mailangi atau ilang-mailangi (saling kunjung mengunjungi) sebuah tradisi/kearifan lokal - budaya Banjar Kalsel, seperti menjelang Ramdhan serta saat lebaran.






 

Pewarta: Syamsuddin Hasan
Editor : Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2026