...2012 PDAM juga sudah melakukan penamaman pohon penghijauan sebanyak 1.000 pohon dengan demikian sudah 2.100 pohon penghijauan di tanam PDAM di lokasi tersebut,"
Banjarmasin, (AntaranewsKalsel)- Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bandarmasih, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, melakukan penanaman 1.100 pohon penghijauan di Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Adam wilayah Kabupaten Banjar.


Penanaman pohon tersebut merupakan yang kedua kalinya, sebab tahun 2012 PDAM juga sudah melakukan penamaman pohon penghijauan sebanyak 1.000 pohon dengan demikian sudah 2.100 pohon penghijauan di tanam PDAM di lokasi tersebut, kata Humas PDAM Siti Nurisiah kepada pers di ruang kerjanya, Banjarmasin, Sabtu.

Ia menyebutkan penamaman pohon jenis aneka buah-buahan dan jenis tanaman penghijauan lainnya tersebut sebagai bentuk kepedulian PDAM terhadap wilayah resapan air, karena tanpa pengendalian wilayah resapan air maka kualitas dan kuantitas air baku Sungai Martapura dan Waduk Riam Kanan akan terganggu.

Jika kualitas dan kuantitas air Sungai Martapura dan Waduk Riam Kanan terganggu maka akan menganggu pula suplai air baku untuk diolah air minum perusahannya, sehingga pelayanan kepada pelanggan pun bisa terganggu pula.

Karena itu kawasan hutan Tahura ini harus tetap dipertahankan, terutama kawasan Waduk Riam Kanan yang tidak hanya digunakan untuk pasokan air baku bagi PDAM tetapi banyak manfaat lain seperti sumber air bagi pembangkit PLTA Ir PM Noor, pengairan dan kegiatan perikanan warga.

Menurut Siti Nursiah, Direktur Umum PDAM Bandarmasih Farida Ariyati yang ikut melakukan penanaman pohon tersebut, dan kegiatan penanaman pohon di kawasan Tahura ini merupakan bagian dari upaya pihaknya untuk menjaga kelestarian alam.

Mengutip Kepala UPT Tahura Sultan Adam Akhmad Ridani, disebutkan kondisi kawasan hutan di bagian hulu kaki pegunungan Meratus dan Tahura Sultan Adam mengalami kerusakan parah akibat masih maraknya aksi penebangan liar dan pertambangan, seperti pertambangan emas.

Diperkirakan 40 persen dari 112.000 hektare kawasan Tahura mengalami kerusakan dan seluas 38.000 hektare dalam kondisi kritis. Kondisi ini menjadi persoalan serius dan perlu waktu serta biaya untuk memulihkannya.


Pewarta: Hasan Zainuddin
Editor : Asmuni Kadri

COPYRIGHT © ANTARA 2026