Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Balangan, Erwan Mega Karya Latif di Paringain Sabtu mengatakan pihaknya telah mengajukan surat permohonan untuk mendapatkan persetujuan pemanfaatan PCR mobile lab tersebut.
"Kemungkinan karena ada persiapan pelaksanaan vaksinasi COVID-19 serentak, sehingga pihak Pemprov belum sempat dicek," katanya.
PCR Mobile Lab tersebut, rencananya akan dijalankan di setiap kecamatan, untuk mempermudah petugas dalam mengambil sampel tes PCR.
Tiga tenaga medis telah dilatih menggunakan alat pada lab di mobil tersebut, begitu pula untuk pengambilan sampel untuk tes swabnya.
Melalui mobil seharga Rp3,8 miliar yang diambilkan dari dana insentif daerah (DID) pemerintah pusat tersebut, akan mempermudah dan mempercepat hasil tes swab bagi warga Balangan yang membutuhkan.
Menurut Erwan, mobile tersebut, selain untuk mempercepat hasil tes swab, juga bemanfaat untuk pengecekan sejumlah virus lainnya, terutama SARS.
"Beberapa keuntungan lainnya, lebih hemat waktu dan anggaran untuk pengiriman sample ke Banjarbaru," tutur Erwan.
Terlebih selama ini hasil swab harus menunggu hingga dua hari, melalui mobil PCR hasil pun bisa didapat dalam hitungan jam. Bahkan kapasitas mobil yang memiliki empat unit alat tes, dapat mencakup 28 sampel dalam satu kali sesi.
Erwan berharap mobil ini dapat mempermudah dalam hal penanganan COVID-19 di Balangan.
Pewarta: Ragil DarmawanEditor : Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.