Peran MUI menangani permasalahan keagamaan sangat berat sehingga kami minta pengurus yang baru solid dan bijaksana dalam menangani setiap permasalahan yang dihadapi
Banjarbaru (ANTARA) - Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru Said Abdullah menghadiri sekaligus membuka Musyawarah Daerah IV Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Banjarbaru 2020 sekaligus pemilihan kepengurusan baru.
Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Gawi Sabarataan Pemkot Banjarbaru, Kamis dihadiri Ketua MUI masa khidmat tahun 2015-2020 Nafiah Muhja, Kepala Kemenag Banjarbaru Abdul Basit dan undangan lainnya.
"Peran MUI menangani permasalahan keagamaan sangat berat sehingga kami minta pengurus yang baru solid dan bijaksana dalam menangani setiap permasalahan yang dihadapi," pesan sekdako.
Selain itu, pengurus baru juga harus mampu melanjutkan program kerja pengurus terdahulu sesuai tema Musda "Meneguhkan peran Majelis Ulama Indonesia dalam merajut Ukhuwah dan Kemaslahatan Umat".
Ketua MUI Kota Banjarbaru masa khidmat 2015-2020 mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Banjarbaru yang banyak membantu terselenggaranya program kerja yang disusun MUI setempat.
"Kami mewakili pengurus sangat berterima kasih kepada Pemkot Banjarbaru yang banyak membantu program kerja MUI," ucap tokoh agama yang dua kali menjabat Ketua MUI Kota Banjarbaru itu.
Sementara itu, hasil Musda IV Majelis Ulama Kota Banjarbaru terpilih Ketua MUI baru masa khidmat 2020-2025 yakni KH Nur Syahid Ramli yang selanjutnya akan menyusun pengurus baru lima tahun ke depan.
Pewarta: Yose RizalEditor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.