“Caranya dengan mengolah cetak sawah baru, memberdayakan lahan tidur, bahkan jika memungkinkan menerapkan program penanaman tanaman pangan dilahan-lahan eks tambang,” katanya sebagaimana rilis tim media ZR.
Gagasan Amran tersebut beralasan, mengingat di Kabupaten Tanah Bumbu banyak ditemukan ekstambang yang belum dimanfaatkan untuk pengembangan lahan produktif pertanian. Seperti provinsi Kalimantan Timur, sudah menerapkan pemulihan ekstambang melalui program budidaya tanaman hortikultura dan agro foresti. Program ini nantinya akan melibatkan warga sekitar tambang, dalam rnagka peningkatan kesejahteraan.
Konsep ini mendapatkan sambutan hangat dari masyarakat. Alasannya di kawasan tempat tinggal mereka saat ini banyak lahan didominasi konsesi pertambangan, sehingga area untuk pertanian mengalami penyempitan. Jika program ini bisa direalisasikan, dipastikan produksi pertanian akan meningkat.
Dalam kegiatan sosialisasi dan silaturahminya di Angsana, Amran Sulaiman mendampingi cawabup nomor urut 3, Muhammad Rusli di sejumlah desa. Diantaranya, Angsana, Banjarsari, Karang Indah dan Purwodadi.
Kampanye itu juga turut diramaikan kehadiran Tim Koalisi Parpol Pengusung dan Pendukung, seperti Andi Neni, Andi Asdar, Ustadz Hamzah beserta pengurus lainnya. Kehadiran mereka untuk meyakinkan masyarakat yang sudah menyatakan dukungannya agar tetap komitmen mencoblos paslon 03 pada 9 Desember mendatang
Pada kesempatan tersebut, Amran berharap masyarakat bisa membuka hati dan mata, dalam menentukan sikap politiknya memilih figur seperti apa yang dibutuhkan, kabupaten Tanah Bumbu ini kembali akan berjaya seperti masa keemasan dibawah kepemimpinan bupati periode pertama Zairullah Azhar. Ibarat sebuah kapal, Tanah Bumbu harus dikendalikan nakhoda cakap dan berpengalaman. Sehingga saat mengarungi samudera, kapal mampu berlayar tanpa resiko terbalik meski dihantam badai. Yakinlah kapal akan bersandar di pelabuhan dengan selamat.
Pewarta: .Editor : Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.