Oleh Syamsuddin Hasan

Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Pengadilan Tinggi Agama (PTA)Banjarmasin, Kalimantan Selatan, mendapatkan dua penghargaan tingkat nasional dari Inspektorat Jenderal Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung Republik Indonesia.


"Dua penghargaan tersebut yaitu untuk kategori Website dan Simpeg e-doc (sistem elektronik domkumentasi kepegawaian)," ungkap Paniter/Sekretaris (Pansek) PTA Banjarmasin H Ma`sum Umar SH MH sebelum acara syukuran atas penghargaan itu, Selasa.

Pansek tersebut menceritakan rasa haru campur bangga pada momentum, dimana ketika itu nama PTA Banjarmasin dikumandangkan dalam pengumuman pemenang lomba tentang pemanfaatan informasi teknologi (IT) oleh Irjen Badan Peradilan Agama MA-RI.

"Kita tidak memasang target untuk harus menang. Kita hanya berusaha menjalankan tugas poko dan fungsi (tupoksi), serta tugas tambahan lain. Namun ternyata niat, kerja, integritas dan konsistensi kita dalam melaksanakan hal tersebut justru membuahkan hasil," ujarnya.

"Alhamudulillah buah hasilnya itu manis dan mampu menoreh prestasi," tandas orang nomor satu dalam jajaran karyawan PTA Banjarmasin tersebut, seraya menambahkan, keberhasilan itu semua berkat kerja sama dan kerja keras semua pegawai, serta atas motivasi dari para hakim agama.

Selain itu, tambahnya, jajaran PTA Banjarmasin, yaitu Pengadilan Agama (PA) Pelaihari, ibu kota Kabupaten Tanah Laut (Tala) masuk nominasi nasional atau juara X wibsite nasional.

Kemudian untuk implementasi dan kelengkapan data dengan nilai 100 persen pada Simpeg dan e-doc bagi seluruh satuan kerja, yaitu 13 PA se-Kalsel atau se-PTA Banjarmasin.

Sebagai tindaklanjut atas prestasi tersebut Pansek PTA Banjarmasin menggelar rapat terbatas Tim IT bersama Kasubbag Umum, Kasubbag Kepegawaian, dan Kasubbag Keuangannya, 26 September 2014.

Lomba pemanfaatan IT tersebut dalam rangkaian peringatan 25 tahun Undang-Undang Peradilan Agama, yang pengumunan hasilnya di Hotel Garden Permata Bandung, Jawa Barat pada 24 September lalu, demikian Ma`sum.

Di Kalsel dari 13 kabupaten/kota belum semua terdapat PA, yaitu Kabupaten Balangan sejak berdiri sendiri atau pisah dengan Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) April 2003 sampai saat ini belum ada PA.

Oleh karenanya masyarakar Muslim Balangan yang mau berperkara di PA, untuk sementara masih ke PA Amuntai, ibu kota HSU (185 km utara Banjarmasin), yang merupakan kabupaten induk.

Namun ada di antara 13 kabupaten/kota se-Kalsel itu yang mempunyai dua PA yaitu Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) - PA Kandangan (ibu kota kabupaten, 135 kilomter utara Banjarmasin).

Kemudian PA Nagara (sekitar 27 km dari Kandangan) atau 162 km utara Banjarmasin. PA Nagara sudah sejak masa Pemerintahan Hindia Belanda, khusus untuk melayani kaum Muslim yang tinggal di daerah perairan Nagara dan sekitarnya.

PA-PA di Kalsel, yaitu PA Banjarmasin, Banjarbaru, Martapura - Kabupaten Banjar, Marabahan - Kabupaten Barito Kuala (Batola), Rantau - Kabupaten Tapin, PA Kandangan dan Nagara. serta PA Barabai - Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST).

  Selain itu, PA Amuntai, Tanjung - Kabupaten Tabalong, Pelaihari - Kabupaten Tanah Laut (Tala), Batulicin - Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), dan PA Kotabaru - Kabupaten Kotabaru.    


: Hasan Zainuddin

COPYRIGHT © ANTARA 2026