Pelaihari,  (Antaranews  Kalsel) - Kepolisian Resor Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, menetapkan Kecamatan Tambang Ulang sebagai pilot proyek polisi masyarakat (Polmas).


"Sebanyak sembilan desa di Tambang Ulang sebagai pilot proyek Polmas," kata Kapolres Tanah Laut (Tala) AKBP Midi Sisiwoko pada Seminar Forum Kerukunan Umat Beragama, di Pelaihari (ibu kota kabupaten, 65 km timur Banjarmasin), Rabu.

"Program Polmas merupakan program nasional. Di Tala kita sudah laksanakan program tersebut di sembilan desa pada Kecamatan Tambang Ulang sebagai pilot proyek," lanjutnya.

Menurut dia, berdasarkan kenyataan yang ada program Polmas tersebut berjalan dengan baik dan memberikan dampak yang baik pula bagi desa setempat khususnya.

"Selain menjaga keamanan di daerah tersebut, fungsi Polmas dapat dijadikan tempat tukar pikiran warga desa dalam berbagai bidang," ujarnya.

Ia mengatakan, dengan adanya program Polmas di sembilan desa pada Kecamatan Tambang Ulang, pihaknya sangat berharap dukungan dari tokoh masyarakat dan tokoh agama.

"Selain ada Polmas di desa itu ada pula ditempatkan Babinsa untuk membantu kepala desa dalam menjalankan tugasnya," terangnya.

Lebih lanjut dia mengemukakan, program lain yang juga dilaksanakan melalui program perlindungan masyarakat (Linmas), berupa pemanfaatan lahan tidur yang bernilai ekonomis.

"Program tersebut sudah kita laksanakan di Kecamatan Kurau. Dipilihnya kecamatan tersebut, karena di wilayah itu banyak lahan tidur ekonomis dibiarkan begitu saja," terangnya.

"Dari program yang sudah dilaksanakan tersebut, tentunya kita berharap dapat membantu ketahanan nasional di daerah tersebut dan membantu perekonomian masyarakat setempat," demikian Midi.   

Pewarta: Arianto
Editor : Asmuni Kadri

COPYRIGHT © ANTARA 2026