"Bantuan yang diberikan kepada kelompok tani tersebut sebagai bentuk keseriusan Pemerintah Kabupaten Tanah Laut meningkatkan produksi dibidang tanaman pangan," kata Nor Hidayat.
Selain bantuan hibah traktor, sebut dia, pemerintah daerah juga memberikan bantuan sebanyak empat alat tanam padi untuk empat kelompok tani, pompa air sebanyak 37 unit untuk 37 kelompok tani.
"Khusus untuk bantuan alat tanam padi pengadaannya bersumber dari APBN senilai Rp285.200.000, sedangkan bantuan pompa air sumber dananya berasal dari APBN sebanyak 36 unit sebesar Rp269.100.000 dan satu nit bantuan dari APBD Provinsi Kalsel senilai Rp7.475.000," ujarnya.
Lebih lanjut dia mengemukakan, bantuan lain yang juga diserahkan adalah unit pengolahan pupuk organik sebanyak lima paket untuk lima kelompok tani sumber dananya berasal dari APBN Rp1 miliar, bantuan bibit kelapa sawit seluas 50 hektare untuk dua kelompok tani senilai Rp 250 juta.
"Sedangkan bantuan bibit karet seluas 175 hektare untuk 15 kelompok tani senilai Rp156 juta," terangnya.
Kemudian, sebut dia, bantuan pupuk NPK dan herbisida untuk tiga kelompok tani seluas 50 hektaer senilai Rp262.400.000, bantuan pembangunan gudang benih produksi penangkaran padi satu unit untuk satu Gapoktan senilai Rp112.106.000 dan bantuan benih padi, pupuk organik kegiatan perbenihan untuk satu Gapoktan senilai Rp25 juta.
"Saya berharap bantuan hibah yang diberikan pemerintah kabupaten melalui Dinas Pertanian dan Perkebunan Tanah Laut dapat meningkatkan produksi pertanian dan perkebunan di daerah ini," tandasnya/A
Pewarta: AriantoEditor : AWI-SEO&Digital Ads
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.