"Sebelumnya (Juni) juga mengalami penurunan dibandingkan dengan Mei 2014," ungkapnya dalam jumpa pers di kantor BPS Kalsel Jalan KS Tubun (Pekauman) Banjarmasin, Senin.
Pada Juli 2014 Nilai Tukar Petani (NTP) Kalsel tercatat 99,40 atau turun 0,49 persen dibandingkan NTP Juni 2014, lanjutnya didampingi staf pimpinan BPS tingkat provinsi tersebut.
Turunnya NTP Kalsel Juli 2014 disebabkan indeks harga yang diterima petani (It) mengalami kenaikan sebesar 0,44 persen, sedangkan indeks harga yang dibayar petani (Ib) mengalami kenaikan yang lebih sebesar yaitu 0,93 persen.
Dilihat dari subsektornya, dua subsektor pertanian yang mengalami penurunan NTP, dan tiga subsektor mengalami kenaikan NTP pada Juli 2014.
Subsektor pertanian yang mengalami penurunan, yaitu tanaman pangan turun 0,90 persen, subsektor tanaman perkebunan rakyat 2,33 persen.
Sedangkan subsektor pertanian yang mengalami kenaikan yaitu Holtikultura 1,49 persen, dan subsektor peternakan 0,53 persen, dan subsektor perikanan naik sebesar 1,31 persen.
Kemudian khusus subsektor perikanan tersebut untuk Nilai Tukar Nelayan (NTN) pada Juli 2014 tercatat 110,91 atau naik 1,80 persen dibandingkan Juni 2014, serta dalam periode yang sama Nilai Tukar Budidaya Perikanan (NTPi) 105,81 atau turun 0,01 persen.
Faktor lain yang turut mempengaruhi NTP Kalsel pada Juli 2014, yaitu terjadinya inflasi pedesaan di Kalsel sebesar 1,18 persen akibat naiknya indeks pada subkelompok bahan makanan sebesar 2,08 persen.
Selain itu, naiknya subkelompok perumahan 0,19 persen, subkelompok kesehatan 0,73 persen, subkelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga 1,28 persen, serta subkelompok transportasi dan komunikasi naik sebesar 1,98 persen.
Untuk Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) Kalsel pada Juli 2014 sebesar 103,38 atau naik 0,20 persen dibandingkan NTUP bulan sebelumnya (Juni).
Pada Juli 2014, secara nasional, Provinsi Bangka Belitung mengalami kenaikan NTP tertinggi sebesar 1,16 persen, sebaliknya Provinsi Sumatera Utara mengalami penurunan NTP terbesar yaitu 1,16 persen.
Sedangkan bulan sebelumnya (Juni 2014) secara nasional, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mengalami kenaikan NTP tertinggi sebesar 0,89 persen, sebaliknya Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) mengalami penurunan NTP terbesar 1,05 persen.
Pewarta: Syamsuddin Hasan: Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.