Pemerintah Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, berupaya meningkatkan koordinasi dengan instansi terkait untuk mencegah peredaran minuman keras yang akhir-akhir ini cukup marak di kota itu.
"Salah satu langkah yang ditempuh untuk mencegah peredaran miras adalah koordinasi yang ke depan akan lebih ditingkatkan," ujar Wakil Wali Kota Banjarbaru, Ogi Fajar Nuzuli, Selasa (19/4).
Hal itu dikatakan Wakil Wali Kota saat ditanya mengenai langkah yang disiapkan Pemkot Banjarbaru untuk mencegah peredaran minuman sehingga tidak semakin marak dan meluas di kota itu.
Ia mengatakan, peningkatan koordinasi dilakukan dengan aparat kepolisian, kejaksaan dan pengadilan melalui kecepatan penanganan kasus yang tergolong penyakit masyarakat dan menjadi musuh bersama untuk diberantas.
"Selama ini, koordinasi dengan aparat kepolisian dan lembaga hukum lainnya sudah cukup baik, tetapi ke depan akan lebih ditingkatkan lagi sehingga peredaran miras bisa dicegah," ungkapnya.
Salah satu bentuk koordinasi yang sudah terjalin adalah kecepatan penanganan kasus pengedar minuman keras yang langsung diajukan ke pengadilan dan dikenakan pelanggaran Perda minuman keras yang diterapkan Pemkot.
Dikatakan, selain peningkatan koordinasi yang dilakukan pemerintah, langkah pencegahan lain yang efektif adalah peran serta masyarakat dalam setiap kejadian yang berlangsung di wilayahnya.
"Masyarakat memiliki peran penting dalam mencegah peredaran miras melalui laporan yang disampaikan kepada aparat kepolisian sehingga bisa ditindaklanjuti melalui tindakan yang diperlukan," ujarnya.
Marak dan meluasnya peredaran minuman keras di kota setempat terbukti dari banyaknya barang bukti minuman keras berbagai merk yang dimusnahkan Kejaksaan Negeri Banjarbaru di halaman kantor Kejari, Senin.
Jumlah barang bukti miras yang dimusnahkan dengan cara digilas stom walls sebanyak 3.418 botol didominasi merk Tomi Stanley sebanyak 3.000 botol dan sisanya merk Malaga, Bir Bintang dan Guinnes.
Kepala Kejaksaan Negeri Banjarbaru Shady Munli Maje Togas mengatakan, pihaknya sangat mendukung langkah Pemkot Banjarbaru yang siap meningkatkan koordinasi untuk mencegah peredaran minuman keras di kota itu.
"Kami sangat mendukung langkah itu dan berharap langkah yang ditempuh didukung penuh masyarakat sehingga seluruh pihak memiliki peran masing-masing untuk mencegah peredaran miras," katanya./zal*C
Editor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.